oleh

Jaksa Usut Proyek Rumah Sederhana Rp1,5 Miliar Dinsos Sulsel di Jeneponto

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kejaksaan Negeri Jeneponto tengah mengusut dugaan penyimpangan proyek pembangunan sederhana bagi warga Desa Gunung Silanu Kecamatan Bangkala, pada 2019.

Kepala Kejari Jeneponto, Susanto Gani kepada rakyatsulsel.co menyatakan pihaknya telah melakukan pengumpulan bukti dan keterangan dari pihak-pihak terkait.

“Tim penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Susanto, Kamis (18/11/2021).

Menurut Susanto, pihaknya mengusut proyek itu karena diduga berpotensi telah merugikan keuangan negara. Mantan anggota Satuan Tugas Tindak Pidana Korupsi (Satgas Tipikor) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung itu belum menjelaskan secara detail ihwal proyek yang pengusutannnya tengah berjalan itu.

“Tim kami tengah bekerja untuk terus mendalami fakta-fakta yang ditemukan,” ujar Susanto.

Susanto mengatakan, penyidik telah memeriksa beberapa saksi. Di antaranya, kuasa pengguna anggaran (KPA), pejabat pembuat komitmen (PPK), rekanan proyek, konsultan pengawas, dan masyarakat penerima bantuan.

Dalam kasus ini, penyidik menelusuri dugaan korupsi dana proyek yang dianggarkan oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan senilai Rp1,5 miliar pada 2019. Sebanyak 45 unit bangunan rumah sederhana itu dibangun di Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala. Setiap rumah dianggarkan sekitar Rp28 juta lebih.

Sumber Harian Rakyat Sulsel menyebutkan, penyidik menduga material bangunan rumah tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis di dalam rencana anggaran biaya (RAB). Belakangan, penyidik menemukan dugaan bahwa material bangunan untuk satu unit rumah hanya sekitar Rp13 juta.

Mantan pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial Sulawesi Selatan, Imran Jausi menolak mengomentari proyek yang tengah diusut penyidik Kejaksaan Negeri Jeneponto itu. Dia mengaku tidak mengikuti dari awal hingga akhir proses penganggaran hingga pelaksanaan proyek itu.

“Saya cuma menjabat tiba bulan sebagai pelaksana tugas,” ujar Imran yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Sulawesi Selatan dan pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan. (cr3)