oleh

Anggaran Pilkades Serentak Takalar Rp3 Miliar Disorot

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemilihan kepala desa serentak yang digelar di 49 desa se- Kabupaten Takalar baru saja dihelat pada Rabu 17 November 2021.

Hanya saja dalam proses demokrasi enam tahunan sekali digelar itu menimbulan masalah baru yang berimplementasi ke tindak pidana korupsi.

Bagaimana tidak, anggaran sebesar Rp3 miliar tersebut diduga digunakan tidak sesuai peruntukkannya lantaran beberapa desa yang melaksanakan Pilkades menggunakan fasilitas umum (fasum) ruang kelas sekolah sebagai tempat pemungutan suara atau TPS.

Penggunaan anggaran Pilkades serentak Rp3 miliar tersebut juga dibenarkan oleh ketua DPRD Takalar, Darwis Sijaya, SP saat dihubungi wartawan, Kamis (18/11/2021).

“Soal tekhnisnya konfirmasi dinas terkait seperti apa penggunaan anggaran Pilkades serentak tersebut,” kata Darwis Sijaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PMD Takalar, H. Baso, S.Pd yang berhasil konfirmasi tidak bersedia memberi penjelasan terkait peruntukkan dana Pilkades serentak tersebut. (Ady)