oleh

Tiga Bulan Warga Pulau Barang Caddi Tak Nikmati Listrik

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Sudah tiga bulan terakhir warga Kepulauan Barang Caddi tak dapat menikmati listrik. Penyebabnya, dua genset yang menjadi sumber utama penghasil listrik di pulau tersebut rusak.

Setidaknya, ada sekitar 300 KK yang terdampak tak bisa menikmati aliran listrik. Sejumlah aktivitas krusial seperti pembelajaran daring dan aktivitas perdagangan masyarakat juga ikut terhambat.

“Kita sudah audiensi ke Pak Camat. Kita kasih target satu bulan juga karena dia bahasakan ke kami ‘biarlah kami dulu turun tangan mengatasi masalah ini’,” ucap Rusli, salah seorang warga Kepulauan Barang Caddi, menirukan ungkapan Camat Kepulauan Sangkarrang, Akbar Yusuf.

Dia berharap, akses listrik dari PLN dapat memasuki pulau tersebut agar masalah kelistrikan dapat diatasi, sehingga masyarakat tak lagi bergantung dengan dua genset yang ada.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Kepulauan Sangkarrang, Akbar Yusuf berujar bahwa persoalan tersebut sudah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum yang langsung turun melakukan peninjauan, Selasa (16/11).

“Saya sudah sampaikan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti. Dinas PU sudah meninjau langsung dan kita juga berkoordinasi dengan Bagian Keuangan,” ungkapnya.

Dia mengakui penanganan masalah tersebut lamban akibat persoalannya yang cukup pelik. Dua buah genset yang rusak itu merupakan barang hibah sehingga pendanaan untuk perbaikan sulit dilakukan.

Terlebih lagi, anggaran perbaikannya mencapai Rp200 juta usai ditinjau langsung oleh teknisi mesin. “Ini kan barang hibah, tidak boleh kita biayai kalau bukan aset Pemkot. Nah ini bukan aset,” jelasnya.

Dia mengatakan, koordinasi ke bagian keuangan sudah dilakukan. Hasilnya, perbaikan bisa dilakukan namun hanya mengakomodir satu buah genset dengan perkiraan dana mencapai Rp50 juta.

“Jadi mudah-mudahan satu dua hari sudah ada realisasi. Jadi diusahakan diservis saja, dulu,” tuturnya. (Syamsi)