oleh

Kasus Korupsi LPMP Mandek, Direskrimsus Polda Sulsel: Saya Urus Besar Saja

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kasus dugaan korupsi proyek renovasi gedung kantor delapan lantai LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Sulsel, senilai Rp28 miliar tahun 2019 masih mengendap di Polda Sulsel alias mandek.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sulsel Kombes Pol Widoni Fedri saat diwawancara terkait kasus tersebut mengaku belum memonitoring terkait penanganan kasus tersebut yang ditangani bawahannya.

“Saya belum monitor itu (kasus LPMP). Lebih bagus tanya secara teknis ke Kasubdit Tipidkor (Kompol Fadli). Saya yang besar besar saja,” kata Widoni saat ditemui di sela-sela kegiatan penyambutan Kapolda Sulsel yang baru, Selasa (16/11).

Ia menjelaskan, dalam setahun ini kasus korupsi yang ditarget Ditkrimsus Polda Sulsel telah seratus persen selesai. Dengan total pengembalian kerugian negar sekitar Rp30 miliar lebih.

Adapun kasus-kasus yang mandek, kata dia, termasuk kasus LPMP ini itu dikarenakan masih dalam penanganan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Sesuai yang diminta sudah seratus persen,” sebutnya.

Terpisah, Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Fadli mengatakan kasus-kasus tersebut masih berproses. Pasalnya, perihal korupsi lama prosesnya, bukan karena polisi tapi banyak pihak terkait yang berperan. BPK atau BPKP dan Ahli.