oleh

UMI Masuk Peringkat ke 19 Perguruan Tinggi se-Indonesia Pembelajaran Daring LMS Versi Dikti

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, kembali mengukir sejarah. Dimana berhasil masuk daftar 19 besar perguruan tinggi terbaik se-Indones versi release terbaru dari Kemendikbud Ristekdikti beberapa waktu lalu.

UMI masuk dalam 19 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia, dengan peringkat teratas pembelajaran berbasis daring dengan sistem Learning Management System (LMS) atau Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Indonesia 2021.

“Saya sampaikan bahwa alhamdulillah UMI berdasarkan penilaian Kemendikbud dan LMS untuk kategori pembelajaran secara online. Pada tingkat nasional UMI peringkat ke 19 PTN/PTS dari 4 ribu lebih PT se-Indonesia. Sedangkan di LLDikti Wilayah IX, UMI pada urutan ke I,” kata Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding, Senin (15/11/2021).

Maka dari itu, Prof Basri Modding mengatakan prestasi UMI ini merupakan suatu loncatan bagi tim civitas akademika UMI untuk lebih meningkatkan performa pembelajaran online di Perguruan Tinggi (PT). Diakui jika hasil ini atas kerjasama semua pihak di UMI.

“Dengan adanya peringkat ini, tidak lain karena UMI sudah terapkan sistem aplikasi kalam. Aplikasi Kalam.Umi.ac.id membantu civitas akademika UMI untuk melakukan pembelajaran sistem online,” jelaanya.

Diketahui, Kalam UMI. Sistem pembelajaran dalam jaringan di UMI beberapa tahun terakhir ini. Layanan ini diberikan untuk memfasilitasi pembelajaran modern.  Melalui Kalam UMI ini, pembelajaran dapat dilakukan lebih fleksibel, efektif, dan menyenangkan.

Selain itu, mahasiswa dapat mengecek kemajuan belajarnya sendiri pada menu progress report. Dosen dan mahasiswa dapat berdiskusi melalui fitur yang disediakan

Mahasiswa dikondisikan lebih aktif belajar dengan memanfaatkan berbagai sumber daya belajar online sesuai dengan kemampuan dan keluangan waktu yang dimiliki

Bahan ajar dan tugas tidak lagi dicetak, sehingga menghemat biaya. Pengguna dapat mengakses melalui fasilitas internet yang disedikan oleh kampus.

Oleh sebab itu, Basri Modding menilai bahwa proses pembelajaran siatem daring di UMi sudah kategori skala internasional. Bahkan sekarang UMI sudah melakukan kuliah pembelajaran dengan mahasiswa di negara lain.

“Sekarang mang UMI PT skala nasional dan internasional. Kedepan tetap online tetap berjalan. Apalagi mahaisswa UMI berasal dari dalam negeri dan sebagian luar negeri. Kita setiap tahun juga buka pendaftaran online untuk kelas dari luar Sulsel,” terang mantan Direktur PPs UMI itu.

Dia menegaskan bahwa ke depan prioritas pada penguatan dan pengembangan berbasis IT di UMI. Hal ini untuk memperkuat posisi UMI dalam era perkembangan saat ini.

“Pengembangan IT, jadi prioritas. Kita akan tambah sistem, jadi kita mau fasilitasi semua fakultas untuk IT. Termasuk perangkat Camera. Kita utamakan pengembangan IT karena senjata persaingan global,” pungkasnya

Sedangkan, WR I UMI, Dr. Ir Hanafi Ashad, juga merasa bersyukur karena UMI kian terus mendapat prestasi. Lebih khusus peringkat 19 versi LMS 2021.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan dilakukan Dikti terhadap lalulintas pembelajaran online yang dikemas dalam LMS yang terintegrasi dengan sistem pembelajaran Dikti dan perguruan tingggi se-Indonesia,” katanya

Diketahui, selain LMS dilakukan penilai versi Dikti, integrasi program SPADA Indonesia merupakan program yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (saat ini Kemendikbud) untuk meningkatkan pemerataan akses terhadap pembelajaran berbasis daring yang bermutu di Perguruan Tinggi.

“UMI dapat peringkat ke 19. Jumlah lalulintas pembelajaran 87 ribu lebih pembelajaran dilakukan di UMI. Ini permbelajran cukup pesat selama semester ini. Bisa dikata diatas 50 persen dosen UMI lakukan pembelajaran online,” pungkasnya. (Yad)