oleh

BMKG Imbau Warga Waspada Dampak La Nina

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Darmawan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam. Pasalnya, saat ini wilayah Indonesia sudah memasuki fenomena La Nina.

La Nina, kata dia, menjelaskan adalah fenomena global yang saat ini terpantau aktif dan memberikan pengaruh terhadap peningkatan curah hujan.

Efeknya berpotensi besar mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi, antara lain kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor dan berbagai bencana lainnya.

“Kita sudah memasuki fenomena La Nina meski masih lemah, tapi lemah saja sudah begini, sudah banjir parah di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Jadi kita juga patut meningkatkan kewaspadaan,” ungkap Darmawan, Senin (15/11)

Terpisah, Prakirawan BMKG, Agus mengatakan, cuaca ekstrim akan berpotensi terjadi saat memasuki puncak musim hujan yang diprediksi bakal terjadi pada akhir tahun ini hingga awal tahun depan.

“Potensi cuaca ekstrim akan lebih banyak terjadi di puncak musim hujan. Yaitu di bulan Desember, Januari dan Februari,” kata Agus.

Pada puncak musim hujan, sebut dia, beberapa potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung bisa saja terjadi di Sulsel.

Dirinya mengatensi lebih di wilayah Luwu Raya karena di wilayah ini hujan diperkirakan akan turun sepanjang tahun. Selain Luwu Raya, beberapa wilayah lain juga berpotensi terjadi bencana terutama daerah dataran tinggi dan wilayah pesisir bagian barat Sulsel.