oleh

Kementerian PUPR Klaim IPAL Losari Bisa Olah Air Limbah Domestik Jadi Laik Minum

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen CIpta Karya tengah melakukan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari Kota Makassar.

Dengan IPAL tersebut, limbah domestik rumah tangga bisa diolah sedemikian rupa secara terpadu, bahkan hingga air hasil olahannya disebut bisa menjadi air laik minum.

IPAL Canggih tersebut dibangun menggunakan anggaran senilai Rp176,18 miliar plus USD3,04 juta atau setara Rp43,44 miliar yang berasal dari Loan ADB, APBN dan APBD Kota Makassar. IPAL tersebut nantinya akan meningkatkan pelayanan air limbah domestik dengan sistem terpusat pada kawasan perkotaan.

IPAL tersebut diharapkan dapat terbangunnya Sistem Pelayanan Air Limbah Domestik Terpusat di kawasan perkotaan yang acuannya memenuhi baku mutu air limbah sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik.

“Kita akan mengacu pada baku mutu lingkungan hidup yang terbaru, ini artinya hampir sudah seperti ini (Air mineral kemasan), sangat layak minum, kapasitasnya bahkan 16 ribu meter kubik perhari,” ungkap Kepala Satker Wilayah II Sulsel, Lalu Heri Gunawan, dalam paparan kepada awak media peserta Press Tour Kementerian PUPR di Makassar, Rabu (9/11/2021).

Heri mengatakan, pembangunan IPAL Losari tersebut salah satu fungsinya adalah untuk meningkatkan kualitas air tanah dan air baku, serta dapat menjadi sarana edukasi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu pencemaran lingkungan di Kota Makassar.