oleh

Amankan Aset, KPK Dorong Pemda Bangun Sinergitas dengan Institusi Eksternal

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pelaksana tugas (Plt) Divisi Korsupgah KPK wilayah VIII, Brigjen Pol Yudiawan Wibisono mendorong pemerintah daerah (Pemda) membangun sinergitas dengan institusi eksternal dalam rangka mengamankan aset. Seperti, pemerintah provinsi dan BPN.

Melalui kerjasama itu, potensi aset hilang bisa dicegah sejak dini. Sebab, pengamanan aset penting dan masuk sebagai tindak pidana korupsi alias tipidkor.

“Ya kita dorong supaya tanah aset negara jangan sampai hilang. Kalau hilang itu berarti bisa melanggar tindak pidana korupsi,” ungkap Yudiawan, Selasa (9/11).

Mantan Kapolrestabes Makassar ini, KPK mempunyai tugas yang sifatnya koordinasi. Hal tersebut merupakan langkah yang dilakukan dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi meliputi manajemen aset.

“Manajemen aset berarti menyelamatkan aset negara supaya aset negara itu bersertifikat dan tidak bisa berpindah tangan dan kemudian ditertibkan setelah itu di amankan,” ucapnya.

Terkait penindakan, kata Yudi–sapaan akrabnya, jika dalam perjalanannya ada ditemukan tindak pidana korupsi maka pihaknya tak segan-segan menindak tegas tanpa pandang bulu.

“Siapapun yang terlibat tindak pidana korupsi mau mafia tanah, aparat penegak hukum, aparat dari pemerintah yah saya tangani. Jangan sampai hilang itu tanah negara dan aset negara harus digunakan untuk kepentingan negara dalam rangka melayani masyarakat,” ujarnya.

Menurut Yudi, tidak ada yang namanya mafia tanah yang ada hanya orang-orang yang tidak memiliki integritas dan komitmen yang berlindung dibalik institusi. Maka orang seperti itu akan di tangani oleh KPK.

Komentar