oleh

Gaji Tenaga Honorer Makassar Diusul Naik Jadi Rp2,5 Juta

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana menaikkan gaji pegawai kontrak hingga Rp2,3 juta per bulan sebagai kado ulang tahun di Hari Ulang Tahun (HUT) Makassar ke-414.

Jumlah ini naik sekira Rp1 juta dari yang sebelumnya pegawai kontrak hanya memperoleh Rp1,5 juta perbulan.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, rencanan untuk menaikkan gaji tenaga honorer terlebih dahulu akan dilakukan evaluasi. Salah satunya, tak ada istilah fiktif.

“Segera dievaluasi dan dieksekusi setelah penetapan APBD tahun 2022. Dengan kenaikan gaji itu, pemerintah bisa menghemat pengeluaran hingga Rp165 miliar bila dibandingkan pada pagu anggaran sebelumnya sebesar Rp500 miliar lebih,” ucap Danny–sapaan akrabnya, Senin (8/11).

Terpisah, Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kota Makassar, Helmy Budiman menyampaikan, kenaikan gaji pegawai kontrak direncanakan bakal dilakukan di 2022 mendatang.

“Kalau nanti sudah ada evaluasi, sudah ada analisis jabatan dan beban kerja, baru mungkin kita bisa naikkan,” tutur Helmy.

Dari analisis Bappeda terkait beban kerja dan analisis anggaran, sambung dia, kenaikan gaji honorer hingga Rp2,5 juta bisa dilakukan dengan melakukan pemangkasan jumlah pegawai kontrak.

Kata dia, jika saat evaluasi ditemukan pegawai kontrak fiktif, anggaran kenaikan gaji tenaga kontrak bisa dilakukan.

“Evaluasinya nanti Desember 2021. Hasilnya itu tentu akan berdampak dampak atas kenaikan honor pegawai kontrak. Tapi nanti BKD yang evaluasi,” pungkasnya. (Syamsi)