oleh

Ketua DWP Kecamatan dan OPD Luwu Utara Dilatih Public Speaking

MASAMBA, RAKYATSULSEL.CO – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Luwu dilatih terkait public speaking.

Itu, dalam kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia DWP Kabupaten, di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara, Kamis (4/11).

Pada workshop ini, para Ketua DWP Unit dilatih bagaimana meningkatkan keterampilan dan kemampuan public speaking yang baik. Termasuk membangun SDM yang komunikatif sehingga DWP dapat mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Workshop dibuka Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, dan dihadiri Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Muharwan serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu Utara Dalfiah Armiadi.

Bupati Indah Putri Indriani menyebutkan workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia DWP Unit Kabupaten yang berdaya saing dan meningkatkan kemampuan public speaking.

Indah mengatakan, workshop ini penting dalam rangka meningkatkan kapasitas para Ketua DWP Unit.

“Banyak yang harus disempurnakan, salah satunya bagaimana kita bisa bicara dengan baik di depan publik. Kita harus mampu memilih dan memilah kata yang baik sebelum diucapkan,” kata Indah.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, para Ketua DWP mampu berbicara dengan cara yang tepat, proporsi yang tepat, waktu yang tepat, dan dengan orang yang tepat.

“Jika kita sudah mengeluarkan kata-kata, itu bukan lagi milik kita lagi, tapi sudah menjadi milik orang yang mendengarnya,” jelas dia.

“Jadi, berhati-hatilah saat mengeluarkan kata-kata, apalagi di depan publik,” ujarnya mengingatkan.

Untuk itu, besar harapan dia agar pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas SDM para Ketua DWP Unit serta sangat diharapkan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Hariati Jasrum, dalam laporannya mengatakan, workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi SDM DWP Unit yang berdaya saing. Narasumber Public Speaking, Haeril Al Fajri dari Macca Indonesia Foundation. (*)