oleh

Bupati Gowa Minta Data Vaksinasi Disinkronkan Antara Kabupaten dan Provinsi

GOWA, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berharap data cakupan vaksinasi Covid-19 di Sulawesi Selatan yang dimiliki pemerintah kabupaten, dan kota serta pemerintah provinsi bisa disinkronkan.

Hal ini disampaikan Adnan saat mengikuti Rapat Koordinasi Forkopimda Sulawesi Selatan bersama dengan Bupati/Walikota, Dandim dan Kapolres dalam rangka penanganan covid-19 melalui program percepatan vaksinasi di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (3/11).

Menurut orang nomor satu di Gowa ini data cakupan vaksinasi yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Sulsel berbeda dengan data yang dimiliki oleh beberapa daerah, salah satunya di wilayah Kabupaten Gowa.

“Data yang kami miliki sesuai dengan dasbor yang diberikan oleh kementerian dan ini juga yang dipegang oleh Polres dan Kodim. Tapi data yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel berbeda dengan yang ada di dasbor,” ujar Adnan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini menyebutkan bahwa saat ini cakupan vaksinasi Kabupaten Gowa untuk dosis pertama sudah mencapai 35,56 persen dan dosis kedua 22,27 persen.
Sementara data yang dipaparkan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gowa baru mencapai sekitar 28,9 persen.

“Inilah yang menjadi pertanyaan karena sudah terjadi perbedaan data, antara data yang ada di dasbor dengan data yang dipaparkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi,” ungkapnya.

Olehnya itu, dirinya berharap perlu ada sinkronisasi, sehingga selain meningkatkan cakupan vaksinasi, juga data bisa diperbaiki. Adnan menyarankan agar Pemerintah Provinsi Sulsel bisa melakukan pertemuan dengan seluruh Dinas Kesehatan yang ada di kabupaten/kota untuk melakukan sinnkronisasi data cakupan vaksinasi.