oleh

Bupati Gowa Keluhkan Data Capaian Vaksinasi Sulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengeluhkan data capaian vaksinasi. Pasalnya, ada perbedaan data antara pemerintah kabupaten (Pemkab) Gowa dan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulsel.

Hal itu Adnan sampaikan saat menghadiri pertemuan bersama bupati dan walikota serta forkopimda Sulsel di Baruga Patingalloang, Rabu (3/11).

Adnan menyebut dari data capaian vaksinasi yang di paparkan oleh Dinas Kesehatan Sulsel di acara tersebut jauh berbeda dengan yang dipegang oleh pemerintah kabupaten Gowa.

“Data yang dipaparkan oleh dr Aman berbeda dari data yang dipegang oeh Pemkab Gowa,” ungkap Adnan.

Sehingga, Adnan meminta Dinas Kesehatan Sulsel mengadakan pertemuan dengan 24 kabupaten dan kota di Sulsel untuk dilakukan sinkronisasi data.

Saat ini dari data cakupan vaksinasi Pemkab Gowa mencatat vaksinasi dosis pertama sebanyak 35,56 persen sedangkan vaksinasi dosis kedua sekitar 22,27 persen.

Namun, cakupan vaksinasi di Kabupaten Gowa yang tercatat di Pemerintah Provinsi Sulsel yakni dosis pertama sebesar 28,9 persen dan dosis kedua sekitar 23,1 persen.

Lanjut, Adnan menyebut ada beberapa faktor yang membuat cakupan vaksinasi di Kabupaten Gowa masih rendah. Salah satunya adalah letak geografis dimana Kabupateen Gowa memiliki daerah yang luas sekaligus memilki daerah daratan tinggi.

“Apalagi kalau kita berbicara Kabupaten Gowa yang masuk daerah kedua terluas yang berbatasan dengan 9 kabupaten dan kota yang 32 persen dataran tinggi ini tidak mudah mengedukasi masyaraat terkait vaksinasi,” tuturnya.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Arman Bausat mengatakan data cakupan vaksinasi yang dimiliki Pemprov Sulsel berdasarkan dari data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasonal (KPCPEN).

“Data-data inilah semua kita dapat dari rekapan tiket-tiket yang masuk di komite nasional,” pungkasnya. (Sasa)