oleh

Makassar Nol Kasus Covid-19

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kota Makassar akhirnya berhasil menekan penularan kasus Covid-19 hingga nol kasus per Senin, 1 November 2021.

Kendati begitu, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menegaskan protokol kesehatan (prokes) tak boleh kendor. Pasalnya, potensi penularan virus akan tetap ada, terlebih lagi daerah di sekitar Makassar masih ada kasus.

“Walaupun sekarang nol kasus, tidak boleh kita lengah, karena Covid-19 punya varian-varian baru. Tetap prokes,” ungkap Danny.

Danny, sapaan akrabnya berujar, pihaknya juga terus melakukan percepatan vaksinasi untuk menciptakan herd immunity. Cakupan vaksinasi Kota Makassar hingga Senin (1/11/2021) baru mencapai 73,11% atau 805.872 orang untuk vaksinasi pertama dan 52,11% atau 574,397 orang untuk cakupan vaksinasi kedua.

“Sekarang kita dorong vaksinasi lansia yang belum sampai 50 persen, itu bakal dilanjutkan secara door to door. Kita akan mendatangi langsung. Stok vaksin juga masih tersedia, dan tidak ada kendala,” jelasnya.

Pakar Kesehatan Universitas Hasanuddin, Prof. Idrus Paturusi mengingatkan agar seluruh pihak bekerja sama untuk menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya, protokol kesehatan menjadi tanggung jawab setiap individu, bukan hanya segelintir orang apalagi instansi tertentu.

“Prokes harus diperkuat, jangan sampai kita kebablasan lagi,” ungkap Prof. Idrus.

Prof. Idrus mengaku, berdasarkan laporan yang ia terima dari sejumlah laboratorium, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sulawesi Selatan memang menurun cukup drastis. Namun hal ini tidak bisa jadi patokan pemerintah dalam melakukan pelonggaran yang berpotensi menaikkan jumlah kasus harian.

“Kalau dulu yang positif di lab banyak sekali. Jadi pemerintah menjaga saja jangan sampai kena gelombang ketiga,” pungkasnya. (Cr1)