oleh

Tindak Lanjut MoU, Dekan FH Unhas Bertemu Sembilan Hakim MK dan Mentan RI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-Unhas), Prof Farida Pattitingi bertemu sembilan hakim Mahkamah Agung (MK) dan Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Sabtu (30/10).

Khusus agenda pertemuan dengan Hakim MK, kata Prof. Farida merupakan tindak lanjut kerjasama FH Unhas dan MK RI terkait pembentukan Desa Pancasila dan Konstitusi di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Selain itu, sambung Guru besar Unhas itu, pihaknya mengikuti beberapa agenda. Seperti, penganugerahan gelar adat Galesong, peresmian pemanfaatan smart board mini court room persidangan jarak jauh dan diskusi pemberdayaan masyarakat desa.

Prof. Farida mengatakan, Sulawesi Selatan merupakan daerah yang memiliki potensi kearifan lokal dengan keragaman suku dan nilai-nilai adat yang dimiliki.

“Ide pembentukan Desa Pancasila dan konstitusi merupakan program yang bertujuan untuk membumikan dan membudidayakan nilai-nilai Pancasila dan konstitusi dalam praktik kehidupan bernegara dan bermasyarakat, utamanya warga desa,” ungkap Prof. Farida, Minggu (31/10).

Pertemuan yang berlangsung di Balla Barakkaka Galesong, Takalar ini dilaksanakan secara luring terbatas dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat yang dihadiri langsung oleh sembilan hakim MK RI.

Pada kesempatan jtu, hadir Rektor Unhas Prof. Dwia Aries Tina Pulubuhu, Bupati Takalar Syamsari Kitta dan kepala kampung adat, budaya dan konstitusi Galesong Prof. Aminuddin Salle.

Berikut sembilan Hakim MK RI yang hadir pada kegiatan ini yaitu Ketua Anwar Usman, Wakil Ketua Prof. Aswanto dan tujuh anggota lainnya Prof. Arief Hidayat, Wahiduddin Adams, Suhartoyo, Manahan M. P. Sitompul, Prof. Saldi Isra, Prof. Enny Nurbaningsih, Daniel Yusmic Pancastaki Foekh serta Sekretaris Jendral (Sekjen) MK RI  Prof. M. Guntur Hamzah. (*)