oleh

Dua Anggota Polri Ramaikan Pilkades Serentak Takalar

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Dua anggota Polri di Polres Takalar bakal meramaikan Pilkades serentak yang akan dihelat pada 17 November mendatang.

Kedua anggota Polri tersebut masing-masing Iptu Syamsul Bahri, dan Iptu H. Sarro.

Iptu Syamsul Bahri dikabarkan bakal bertarung di Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, sedangkan H. Sarro dikabarkan bakal bertarung di Desa Bontoparang, Kecamatan Mangarabombang.

Keduanya pun sudah mendapatkan ijin dari Polda Sulawesi Selatan yang ditandatangani Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol I Ketut Yudha Karyana pada tanggal 10 September 2021.

Berikut isi surat ijinnya yang diterima Rakyat Sulsel pada Minggu 31 Oktober 2021.

Nomor: B/3/22/lX/KEP/2021/Ro SDM Perihal: Permohonan ijin mengikuti pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

1. Rujukan

a. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang kepolisian Negera Republik Indonesia.

b. Telegram Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: T/38/lll/2007 tanggal 28 Maret 2008 tentang ketentuan pencalonan Anggota Polri sebagai Kepala Desa.

c. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tanggal 2 April 2019 tentang administrasi pengakhiran dinas bagi pegawai negeri pada Polri.

d. Surat Kapolres Takalar Nomor: B/21/Vlll/2021 tanggal 13 Agustus 2021 perihal permohonan penerbitan surat rekomendasi Kapolda Sulsel tentang pencalonan anggota Polri sebagai Kepala Desa.

e. Desposisi Kapolda Sulsel tanggal 9 September 2021 perihal Karo SDM tindak lanjuti.

Sehubungan dengan rujukan tersebut diatas, disampaikan kepada Ka bahwa personel Polres Takalar yang bermohon untuk mengikuti pemilihan Kepala Desa dapat diproses dengan syarat mengajukan cuti masing-masing kepada:

a. Iptu Syamsul Bahri, SH, MM, NRP 64040962, Kasubbagdalops Bagops Polres Takalar.

b. Iptu H. Sarro, S.Sos, NRP 69120153, KBO Satintelkam Polres Takalar.

Berkaitan dengan poin dua di atas, agar kedua personel tersebut dapat diberikan cuti untuk mencalonkan diri untuk mengikuti pemilihan Kepala Desa selanjutnya apabila personel tersebut terpilih menjadi Kepala Desa harus mengajukan pensiun dini. (Adhy)