oleh

Tumbuh Pesat, Begini Cara Kalla Group Tetap Eksis Meski Pandemi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kalla Group kembali menggelar Monthly Press Conference di Sao Eating Poin Mal Ratu Indah (MaRi), Kamis (28/10). Agendanya, pemaparan terkait capaian serta berbagai program secara korporasi maupun unit bisnis.

Chief Legal Officer and Corporate Secretary Kalla Group, Subhan Djaya Mappaturung mengawali pertemuan ini dengan membahas terkait perkembangan Kalla Group yang telah menjalani tahun ini yang jauh lebih baik dari tahun 2020.

Bahkan sudah melebihi tahun 2019 saat kondisi masih normal. Bahkan, Kalla Group tetap eksis meski pandemi bahkan mengalami pertumbuhan yang pesat.

Ia juga mengungkapkan, Kalla Group telah berusia 69 tahun. Terus konsisten menjalankan berbagai tahapan yang terukur untuk mencapai target jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Seperti yang telah ditetapkan Kalla Group bahwa di usia 100 tahun pada 2052, perusahaan ini bisa masuk ke dalam 1.000 Fortune Asia Pasific Company.

“Kita menjaga melalui apa? Bagaimana kita menjaga pasar yang kita sudah miliki sekarang ini. Kita melakukan pengembangan market share terhadap bisnis-bisnis yang sudah existing. Kemudian, kita mencari peluang-peluang bisnis baru, baik yang berhubungan dengan bisnis yang sudah kita miliki sekarang maupun di sektor lain,” ungkap Subhan–sapaan akrabnya.

Untuk menjaga agar Kalla Group senantiasa tumbuh secara berkelanjutan, kata dia, dalam 5 tahun ke depan berencana semakin memperluas pasarnya secara nasional serta menggarap market baru di Pulau Kalimantan, Papua dan Jawa.

Oleh karena itu, Kalla Group senantiasa memperkuat proses bisnis di seluruh anak perusahaannya serta melakukan sinergi dengan berbagai perusahaan nasional lainnya hingga perusahaan berskala multinasional

“Kita melakukan kolaborasi dengan beberapa bisnis lainnya, seperti yang telah dilakukan Kalla Logistics menjalin strategic partner dalam pengembangan bisnis cold chain. Untuk menghadapi persaingan, khususnya disrupsi, kolaborasi memang tak dapat kita hindari,” tuturnya.

Sementara, Chief Operation Officer (COO) Kalla Transport and Logistics, Andi Muhammad Gunawan, mengungkapkan, sebagai kelengkapan dari layanan logistic terpadu, Kalla Logistics memiliki warehouse yang tersebar di beberapa wilayah. Salah satunya di Daya, Kota Makassar yang saat ini dijadikan cold storage ice cream Walls.

Selain penyediaan cold storage, Kalla Logistics juga menjadi distributor resmi Walls untuk wilayah Sulawesi Selatan.

“Kalla Logistics saat ini memang sedang mengembangkan bisnis cold chain yang salah satu realisasinya dengan bekerjasama dengan Walls. Ke depan, tidak menutup kemungkinan bahwa Kalla Logistics akan menjalin kerja sama dengan bisnis lainnya untuk layanan cold chain,” sebut Gunawan.

“Apalagi industri cold chain ini telah mengalami pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir,” tambahnya.

Dalam pemanfaatan layanan warehouse, Kalla Logistics juga bekerja sama dengan Logistik Digital (LODI) Indonesia untuk mendistribusikan peralatan rumah tangga. Keunggulan dari operasional warehouse Kalla Logistics ialah sudah dikelola berbasis digital, mulai dari quality check, packing hingga pengelolaan data secara real-time.

Pada layanan warehouse, saat ini Kalla Logistics juga memiliki fasilitas tambahan last mile dan first mile. Oleh karena itu, Kalla Logistics juga saat ini fokus untuk menggarap berbagai project yang sifatnya last mile dan first mile dengan bekerjasama dengan beberapa perusahaan FMCG dan e-commerce.

Kalla Transport & Logistics memiliki layanan logistik terpadu atau dikenal dengan Integrated Kalla Logistics. Melalui layanan ini, pengiriman produk mitra bisnis menjadi lebih efisien baik dari segi waktu maupun biaya karena seluruh tahapan distribusi, mulai dari shipment, car carrier hingga stock yard cukup melalui layanan satu pintu.

Karena layanan tersebutlah, Kalla Logistics terus mendapat kepercayaan dari produsen serta dealer otomotif nasional untuk mendistribusikan produknya, khususnya di wilayah Sulawesi. Kalla Logistics saat ini mendistribusikan berbagai brand, seperti Toyota, Honda, Mitsubishi, Isuzu hingga Wuling.

Untuk melayani distribusi via laut, Kalla Logistics memiliki tiga armada RoRo Kalla Lines yang total kapasitasnya mampu menampung lebih dari 1.800 unit kendaraan kecil, sedang, besar hingga alat berat.