oleh

Nurul Hidayat Terima Keluhan Soal Pemberdayaan Masyarakat hingga Bansos

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Anggota DPRD Makassar, Nurul Hidayat menggelar Reses Pertama Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2021-2022 di Jalan Cendrawasih IV, Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Kamis (28/10).

Dalam pertemuannya bersama warga, ia menemukan sejumlah persoalan. Diantaranya yakni pemberdayaan masyakarat atau sumber daya manusia (SDM) dan bantuan sosial (Bansos).

Seperti yang disampaikan warga Lette bernama Anwar. Ia mengeluhkan soal kinerja pemerintah kota (Pemkot) yang belum maksimal dalam pemberdayaan masyakarat.

Menurutnya, kegiatan semacam pelatihan ke masyakarat untuk meningkatkan potensi mereka sudah nihil. Ia pun meminta agar itu bisa kembali digelar.

“Bansos juga. Sembako yang disalurkan tidak banyak yang dapat. Pas sudah ada gelombang kedua, dihentikan. Jadi mana sisanya itu,” ujar Anwar.

Dari beberapa persoalan itu, Nurul memastikan bahwa apa yang menjadi keluhan masyakarat Lette akan ditindaklanjuti. Ia pun bersyukur jika mereka bisa menyampaikan aspirasinya.

“Kalau sudah sampai di Paripurna maka kita akan sampaikan. Kita akan mengawal. Jika tidak ditindaklanjuti, kita harus tegur dinas-nya,” ujar Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini.

Terkait bansos yang belum merata, Nurul menjelaskan bahwa biang persoalannya lantaran data yang masih semrawut. Ia menyebut jika ada oknum pegawai Dinsos yang berulah.

“Pelanggaran yang dilakukan oleh oknum, itu terkait datanya. Mereka langsung ke TKSK/nya, tidak langsung ke Lurah dulu dan Camatnya. Padahal yang tahu kan itu mereka,” sambung Nurul.

Terpisah, Lurah Lette, Muhammad Jauzy mengaku segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Baik mengenai bansos maupun kegiatan pemberdayaan masyakarat.

“Sebenarnya kegiatan seperti Majelis Taklim dan PKK itu sudah mulai ada. Kemarin itu kan Covid-19 jadi kita tidak lakukan. Tapi semuanya sudah mulai,” tukas Jauzy. (*)