oleh

GP Bicara Gamblang di Konsolidasi Karang Taruna Torut: Percuma Juara Kalau Tidak Dibarengi Kinerja

TORAJA UTARA, RAKYATSULSEL.CO – Karang Taruna Toraja Utara menggelar Silaturahmi dan Konsolidasi dirangkaikan Serah Terima Bantuan dari Kemensos RI di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis (28/10/2021).

Caretaker Ketua Karang Taruna Toraja Utara, Gusti Palumpun (GP) dalam sambutannya mengungkapkan telah banyak menerima laporan terkait nama Karang Taruna yang kedengaran berwibawa sampai ke pesolok daerah tapi kinerjanya tidak maksimal bahkan mati suri.

“Itu yang saya dengar langsung dari masyarakat bahkan pengurus Karang Taruna sendiri yang bicara begitu,” katanya.

GP mengaku telah banyak menyerap aspirasi yang tentu akan didindaklanjuti ke depannya. Olehnya itu, pria lulusan magister Ilmu Politik Unhas ini menyatakan kesiapannya untuk membenahi kembali Karang Taruna Torut.

“Tentunya apa yang baik dari pengurus lama akan tetap kita pertahankan kalau perlu ditingkatkan lagi. Tapi kita juga tidak ingin mengejar atau gila juara semata. Karena percuma dapat juara kalau tidak dibarengi dengan kinerja. Apalagi di Karang Taruna ini pengurusnya dituntut untuk berwatak sosial. Sehingga yang terpenting itu adalah kinerja nyata dan kesetiakawanan sosial,” tegasnya.

GP menambahkan bahwa silaturahmi dan konsolidasi yang dilaksanakan dalam rangka penguatan internal. Konsolidasi ini sekaligus upaya merancang pembentukan struktur hingga ke lembang. “Konsolidasi ini adalah bagian dari upaya kita membawa organisasi mengakar sampai ke kecamatan, bahkan ke tingkat lembang,” ketusnya.

Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Torut Rede Roni Bare, serta Kadis Sosial Mira Bangalino. Konsolidasi juga dirangkai  serah terima bantuan dari Kemensos RI untuk Karang Taruna Torut.

Gusti mengungkapkan, Karang Taruna membutuhkan penguatan. Dan salah satu komponen yang penting ke arah sana adalah pembentukan struktur hingga ke tingkat paling kecil.

“Kita akan berupaya agar karang taruna menyentuh ke tingkat terbawah. Agar organisasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terang dia.

Sekretaris Daerah Torut Rede Roni Bare mengatakan, dalam setiap kepengurusan organisasi, kader harus siap menyerahkan diri, tenaga dan pikirannya. Begitu juga karang taruna, jika ingin besar harus dibangun dengan tenaga dan pikiran.

Karena itu Rede Roni mendorong Karang Taruna Torut mengambil peran nyata di masyarakat. “Nah sekarang karang taruna dituntut  melakukan pemetaan potensi, seperti apa potensi dari kecamatan hingga ke lembang yang bisa kita kembangkan. Dengan menyatukan semua potensi, organisasi akan bergerak lebih cepat,”
katanya.

Kepala Dinas Sosial Mira Bangalino mengatakan, siap memback up karang taruna dalam berbagai kegiatan. Lewat konsolidasi ini diharapkan terbentuk struktur yang kuat.

“Karena memang karang taruna organisasi yang dibawahi langsung oleh Kemensos. Sehingga secara hirarki kita akan memberi dukungan secara penuh,” ujar Mira.

Diharapkan dengan adanya pertemuan ini konsolidasi kepengurusan lebih representatif. Artinya, pengurus-pengurus  menjadi perwakilan kecamatan, kelurahan dan lembang.

Pengurus juga harus betul-betul  bekerja. Sebab kata Mira saat ini Kemensos menggunakan karang taruna sebagai leading contact dari pelaksanaan  kegiatan yang dilaksanakan Kemensos. (*)