oleh

Dinkes Bone Gelar Evaluasi Program Gammara’Na

BONE, RAKYATSULSEL.CO – Dinas Kesehatan KAbupaten Bone menggelar evaluasi program Gerakan Memberantas Stunting (Gammara’Na) di Hotel Novena, Selasa (26/10).

Tak hanya itu, pertemuan ini juga membahas program Evaluasi pelaksanaan pendampingan gizi (Gammarana) dalam pemanfaatan paket intervensi gizi pada anak dan ibu hamil kabupaten Bone.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Bina Kesehatan Masyarakat Dinkes Sulsel Mohammad Husni Thamrin dan Tim Koordinasi Provinsi Prof. Arlin Adam, Nadimin dan Andi Alim.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Bone yang diwakili oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bone Ade Fariq Ashar.

Ade Fariq Ashar dalam sambutannya menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen daerah untuk mencegah stunting karena ini merupakan program nasional.

Terpisah, Perwakilan Pemprov Sulsel Husni Thamrin menyatakan dalam persentasenya berdasarkan data hasil pendampingan di Desa Lokus sejak Juli sampai September.
“Hasilnya, terjadi penurunan persentase stunting pada sasaran Baduta utama yaitu 388 (17 persen) pada Juli menjadi 286 (12.53 persen) pada September,” ujarnya.

Sementara, Kabid Bina Kesehatan Masyarakat Dinkes Bone Eko Nugroho menyatakan penyebab stunting di Kabupaten Bone disebabkan oleh berbagai faktor. Diantaranya, mereka tinggal dengan perokok sebanyak 66,9 persen.

Selain itu, belum memiliki kartu JKN sebanyak 60,8 persen, Ibu Hamil yang berstatus kekurangan Energi Kronik (KEK) sebanyak 6,7 persen, Ketersediaan air bersih sebanyak 4,7 persen.

“Rendahnya kepemilikan jamban yang sehat, Adanya penyakit penyerta yang diderita serta rendahnya imunisasi pada balita,” ucapnya. (*)