oleh

PDAM Gandeng Kejari Takalar Sosialisasi Calon Pelanggan di Sanrobone

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Takalar menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar melakukan sosialisasi calon pelanggan di Kantor Desa Ujung Baji, Kecamatan Sanrobone, Selasa (26/10).

Tak hanya Kejari, PDAM juga mengajak Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) untuk menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Takalar.

“Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman ke masyarakat utamanya mereka mendapat bantuan meteran gratis pada program kegiatan pengembangan jaringan dan Sambungan Rumah (SR) Dinas PUPR Takalar tahun 2021,” ucap Direktur PDAM Takalar, Budirosal.

Saat ini, kata dia, sudah ada 400 Kepala Keluarga (KK) yang memperoleh program meter gratis dari pemerintah. Rinciannya, warga Desa Ujung Baji Kecamatan Sanrobone sebanyak 200 KK dan Kelurahan Mangadu di Kecamatan Mangarabombang ada 200 KK.

“Hanya saja, masyarakat penerima manfaat SR tersebut diketahui belum menyelesaikan administrasinya,” keluhnya.

Budirosal menyampaikan, tujuan dari sosialisasi tersebut untuk mengedukasi masyarakat khususnya yang mendapat meteran gratis terkait kewajiban membayar iuran bulanan. Sebab, air yang dinikmati tidak diberikan secara gratis.

Untuk menjadi pelanggan PDAM itu ada juga aturannya. Aturan PDAM itu ada biaya sambungan baru dan administrasi totalnya itu Rp950 ribu.

Biaya peralatannya saja Rp600 ribu, tapi sudah ada dan disediakan oleh PUPR.

“Hanya saja, itu tidak termasuk biaya pendaftaran, uang jaminan dan biaya sambungan sebesar Rp350 ribu. Ini yang diharapkan PDAM, siapa yang akan membayar biaya itu,” ungkapnya. (Supahrin Tiro)