oleh

November, Lorong Wisata Diluncurkan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan meluncurkan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan simulasi lorong itu akan dilakukan bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-414 Kota Makassar pada November nanti.

“Ini adalah pilot project untuk lorong wisata,” ujar Danny, Jumat (22/10).

Menurut Danny, pihaknya berencana membangun 5.000 lorong wisata. Upaya itu dilakukan sebagai bagian dari pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Nanti satu lorong wisata jadi contoh sehingga jadi bagian dari simulasi untuk mewujudkan 5.000 lorong wisata, termasuk ngopi di lorong dan pengembangan kawasan UMKM,” kata Danny.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata, Muhammad Roem mengatakan pilot project lorong wisata ini akan berlokasi di Jalan Bambapuang, Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Makassar.

Project ini dikerjakan dengan metode kolaborasi antara pemerintah dan swasta, tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Ini non-APBD jadi lebih bagus. Ada kolaborasi berbagai stakeholder di situ seperti Gojek, Dinas Pariwisata dan Dinas Ketahanan Pangan,” ujar Roem.

Terkait gambaran konsepnya, Roem menolak membeberkan lebih rinci. Menurutnya, saat simulasi nanti akan dilakukan dengan konsep ngopi dengan sajian kue-kue tradisional.

“Itu perlu kita bicarakan lagi, termasuk pihak yang punya corporate social responsibility,” ujar Roem.

Sekadar diketahui, konsep lorong wisata merupakan pembaruan dari dua program Pemkot sebelumnya, yakni badan usaha lorong (BULo) dan Lorong Garden. BULo merupakan salah satu program Pemkot Makassar guna menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Program Bulo dihadirkan untuk mengubah stigma keterbelakangan yang kerap kali dilayangkan untuk masyarakat lorong.
Adapun, Lorong Garden adalah program yang dimaksudkan untuk memperbaiki kondisi lorong-lorong di Kota Makassar.

Lorong yang biasanya kumuh dan sering menjadi sumber penyakit sosial, diubah menjadi lorong yang asri, sejuk, indah, bahkan ditargetkan menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat.