oleh

Mobil Vaksinasi Sulsel Sasar Daerah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemprov Sulsel mengerahkan mobil vaksinasi untuk menyasar daerah yang tingkat vaksinasinya masih sangat rendah.

Pelaksana tugas Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, dr Arman Bausat mengatakan pihaknya menurunkan mobil vaksinasi keliling itu untuk membantu cakupan vaksinasi di beberapa kabupaten. Salah satunya, kata dia, adalah Kabupaten Jeneponto.

“Jeneponto paling rendah vaksinasi. Mobil vaksinasi terpaksa keliling membantu untuk memperceat cakupan suntikan vaksin,” ujar Arman, Jumat (22/10/2021).

Menurut Arman, diturunkannya mobil vaksinator keliling ke daerah rendah cakupan vaksin dalam rangka upaya membantu Pemerintah Daerah setempat untuk mempercepat capaian vaksinasi.

“Kita menyasar lagi ke daerah yang rendah, kita turut membantu Pemda untuk meningkatkan vaksinasi,” ujar dia.

Arman menambahkan, kurangnya cakupan vaksinasi di beberapa kabupaten disebabkan oleh partisipasi masyarakat yang masih sangat rendah, terutama di desa-desa.

Menurut dia, seharusya pemerintah daerah bisa lebih memaksimalkan peran masyarakat untuk mendatangi lokasi-lokasi vaksinasi.

“Ketersediaan vaksin dan kesiapan petugas vaksin saat ini tidak ada masalah. Yang jadi kendala adalah masyarakat yang mau vaksinasi sangat minim,” ujar dia.

Sebelumnya, sebanyak 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan naik level menjadi level 3 dikarenakan cakupan vaksinasi di daerah tersebut berada di bawah 50 persen. Arman berharap dua minggu ke depan saat penentuan level, ke 17 kabupaten tersebut akan turun level.

“Kami berharap dalam dua pekan vaksinasi sudah di atas 50 persen,” imbuh Arman.

Pelaksana tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan ada enam kabupaten akan menjadi konsen pemerintah provinsi dengan menurunkan mobil vaksinasi.

“Target vaksinas di setiap daerah itu adalah tiga hari. Capaiannya bisa sampai 10 persen,” ujar Sudirman.

Sudirman berharap, mobil vaksinasi keliling disambut positif oleh masyarakat di daerah-daerah. Dia mengatakan, partisipasi masyarakat akan sangat menentukan untuk percepatan vaksinasi demi target memenuhi kekebalan kelompok di Sulawesi Selatan. (Sasa)