oleh

Status PPKM, 17 Daerah di Sulsel Naik Level 3

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintah Pusat menetapkan status Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Sulawesi Selatan (Sulsel) diperpanjang hingga 8 November 2021.

Tak hanya itu, berdasarkan Surat Inmendagri nomor 54 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, terdapat 17 daerah di Sulsel naik ke level 3. Sementara, tujuh daerah lainnya level 2.

Daerah yang naik status PPKM ke level 3 yakni Selayar, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, Sinjai, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo, Sidrap, Luwu, Tana Toraja dan Luwu Utara.

Sementara, daerah yang naik status PPKM ke level 2 yaitu Pinrang, Enrekang, Luwu Timur, Toraja Utara, Makassar, Palopo, dan Parepare.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, dr. Arman Bausat mengatakan saat ini penentuan level itu berdasarkan dua indikator yaitu epidemiologi dan capaian vaksinasi.

“Penilaian secara indikator epidemilogi itu berdasarkan banyaknya kasus baru,” jelas dr. Arman Bausat, Kamis (21/10).

Dokter Arman mengungkapkan, daerah yang mengalami penurun hingga level 2 mengindikasikan jumlah kasusnya rata-rata menurun. Sementara, level 3 lantaran cakupan vaksinasinya masih rendah.

“Mereka ini yang berada di level 3 tidak memenuhi syarat penentuan turun level,” ujarnya.

Terpisah, Ahli Epidemiologi Unhas, Prof. Ridwan Amiruddin mengatakan perubahan level PPKM berdasarkan beberapa indikator seperti epidemilogi, Surveilans dan layanan kesehatan serta cakupan vaksin.

“Iya betul, perubahan level PPKM berdasarkan inidkator epidemiologi, surveilans  dan layanan kesehatan serta cakupan vaksin,” tutupnya.

Diketahui, berdasarkan data Satgas Sulsel pertanggal 20 Oktober 2021. Vaksinasi dosis pertama masih 37 persen atau 2.6 juta penduduk. Sementara, vaksinasi dosis kedua baru msncapai 23,64 persen atau 1.6 juta penduduk. (Sasa)