oleh

Lagi, Tiga Pak Ogah Terjaring Razia

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP kembali melakukan razia dan penertiban Pak Ogah di sejumlah jalan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulsel, Abdul Azis Bennu menjelaskan, sebanyak sepuluh personel dari dua insititusi Pemprov Sulsel tersebut menyasar empat wilayah operasi.

Yakni Jalan Urip Sumoharjo, Perintis Kemerdekaan, AP Pettarani, dan Jalan Hertasning.

Menurut Azis, empat jalan utama dengan tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi tersebut memang menjadi tempat atau lahan para Pak Ogah beroperasi.

“Di empat jalan tersebut, memang sering kita jumpai Pak Ogah beraksi. Makanya, tim tidak pernah bosan melakukan penertiban di sana,” ungkap Azis.

Alumni Teknologi Pendidikan UNM itu menjelaskan, di beberapa pembelokan jalan atau u-turn, Pak Ogah beroperasi secara berkelompok. Mulai dua hingga empat orang.

“Kehadiran mereka kerap dikeluhkan pengguna jalan karena sering menjadi penyebab kemacetan. Apalagi di jam-jam sibuk berangkat dan pulang kerja,” ungkapnya.

Sebanyak tiga Pak Ogah terjaring dalam penertiban yang dilakukan tim terpadu Pemprov Sulsel tersebut. Masing-masing satu orang di depan Damri Daya, satu di u-turn Telkomas, dan satu lagi di AAS Building.

Ketiga Pak Ogah tersebut selanjutnya digiring ke kantor Satpol PP di Jalan Urip Sumoharjo untuk diberi pembinaan. Mereka juga diminta untuk membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Sementara, Kepala Dishub Sulsel, Muh Arafah mendukung langkah penertiban Pak Ogah yang selama ini kehadirannya kerap meresahkan warga.

Kata Arafah, pihaknya tidak akan pernah berhenti menggelar razia untuk menertibkan para Pak Ogah tersebut.

Ke depan, katanya, intensitas penertiban akan semakin ditingkatkan hingga tak ada lagi Pak Ogah di jalan-jalan.

“Kami berkomitmen untuk membuat para pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat berkendara di jalan. Salah satunya dengan menertibkan kehadiran Pak Ogah ini,” ujarnya

“Sekali lagi menghimbau kepada seluruh pengguna jalan khususnya roda 4 untuk tidak memberi uang pada Pak Ogah, tandasnya. (*)