oleh

Golkar Sulsel Belum Kaji Laporan DPD II Maros Soal Usulan PAW Nurwahyuni Malik

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sulsel sampai saat ini belum melakukan kajian laporan DPD II Golkar Maros terkait usulan Pergantian Antar Waktu (PAW), Nurwahyuni Malik di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros.

“Kalau suratnya sudah ada, tapi saya belum lihat,” ungkap Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Andi Marzuki Wadeng saat dikonfirmasi, Rabu (20/10).

Mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel ini menyebutkan, dalam proses pengusulan PAW tersebut harus melalui DPD I atau tidak boleh langsung ke DPP.

Kendati demikian, DPD I Golkar Sulsel akan melakukan kajian, apakah usulan PAW Golkar Maros sudah sesuai atau tidak melanggar Anggaran Dasar dan anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai Golkar.

“Kita tetap pelajari bagaimana perkembanganya nanti (apakah dilanjutkan ke DPP atau tidak),” tutur Marzuki.

Sementara Nurwahyuni Malik tak ingin berkomentar banyak walau dirinya diusulkan akan diganti sebagai wakil rakyat. “Mohon maaf no coment,” singkatnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp-nya.

Sebelumnya, Ketua DPD II Golkar Maros, Suhartina Bohari mengemukakan, langkah usulan PAW tersebut dilakukan karena Nurwahyuni Malik memiliki keluarga dekat atau suaminya di partai lain.

Langkah tegas ini dilakukan karena sebelumnya suami dari Nurwahyuni Malik adalah kader Golkar, lalu kini menjadi kader NasDem dan itu menurut Suhartina sudah melanggar AD/ART Partai Golkar. (Fahrullah).