oleh

40 OPD Pemkot Makassar Rapor Merah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Sebanyak 40 organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Makassar mendapat rapor merah. Realisasi program hingga di triwulan ketiga belum mencapai 51 persen.

Mereka diantaranya, Dinas Perpustakaan (20,45 persen), Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (18,38 persen), Bagian Tata Pemerintahan (16,21 persen), Dinas Pekerjaan Umum (14,13 persen) dan Bagian Kerja Sama (13,01 persen).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman mengatakan minimnya realisasi program dari sejumlah OPD disebabkan pendapatan yang tidak maksimal akibat pandemi Covid-19.

Dari segi penyerapan anggaran, masih ada Rp 2,57 triliun yang belum terserap dari pagu Rp4,52 triliun. Anggaran yang terserap baru Rp1,95 triliun.

“Tapi kita usahakan belanja yang sifatnya langsung ke masyarakat kita tingkatkan supaya diselenggarakan cepat. Kalau terlalu lama ditahan masyarakat juga rugi,” kata Helmy, Rabu (20/10).

Helmy berharap realisasi program dari OPD tersebut bisa terus picu hingga akhir tahun anggaran 2021 agar program di tahun 2022 mendatang bisa difokuskan dalam pemulihan ekonomi.

“Kalau di perubahan sudah jalan 70-80 persen. Tahun depan sudah bisa maksimal betul karena sudah masuk ke dalam pemulihan ekonomi, bukan lagi di penanganan kesehatan,” ujar Helmy.

Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Makassar, Kasrudi memberi atensi agar pemerintah kota harus menggenjot program. Utamanya yang berkaitan dengan proyek pengerjaan fisik.

Terlebih lagi saat ini sudah memasuki triwulan keempat, dikhawatirkan, anggaran yang tidak terserap bakal menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa).

“Pekerja fisik cukup berpengaruh. Di awal triwulan empat ini harus digenjot. Jangan sampai jadi silpa lagi,” kata Kasrudi.

Kasrudi menilai, minimnya koordinasi antar OPD juga menjadi salah satu sebab banyak program yang belum berjalan. “Misalnya lelang belum selesai. Paling tidak komunikasi perlu ditingkatkan sehingga pekerjaan itu bisa maksimal,” ujar dia. (Syamsi)