oleh

Simulasi PTM Tingkat SD Dimulai November

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk tingkatkan Sekolah Dasar (SD) dipastikan bakal dimulai November mendatang.

Sekertaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik mengatakan, simulasi PTM tingkat SD dipastikan tidak jauh berbeda dengan siswa SMP yang sudah lebih dahulu menggelar tatap muka selama dua pekan terakhir.

Perbedaannya hanya terletak pada vaksinasi, dan antigen. Pasalnya, siswa usia SD belum direkomendasikan untuk memperoleh vaksin. Sementara antigen hanya akan dilakukan oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

“Kalau SD kan memang tidak boleh divaksin, tapi kita berharap imunnya anak-anak itu sehat dan baik,” ujar Lia–sapaan akrabnya.

Untuk tahap awal akan ada 5 SD yang akan memulai simulasi PTM terbatas. Masing-masing 3 SD dan 2 SD swasta.

“Itu sudah kita bicarakan. Tanggal 1 November rencananya, 3 sekolah negeri, 2 sekolah swasta. Jadi rencananya sama seperti SMP, kita coba dulu dua pekan,” urainya.

Saat ini, sambung Lia, pihaknya masih dalam tahap verifikasi sehingga dirinya belum bisa merinci sekolah mana saja yang layak menggelar PTM. Hal ini baru akan diumumkan akhir bulan ini.

Sementara, Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Yeni Rahman menyarankan Disdik mengalokasikan anggaran khusus untuk peningkatan imun siswa selama PTM berlangsung.

“Mereka harusnya diberi gizi khusus untuk memperkuat imunnya, apalagi anak-anak (SD) ini tidak bisa divaksin,” katanya.

Dia berharap simulasi PTM jenjang SD-SMP mampu mengejar ketertinggalan materi belajar siswa selama dua tahun terakhir. “Apalagi banyak laporan orang tua yang mengeluh sudah tidak mampu lagi urus anaknya,” pungkas Yeni. (*)