oleh

Kondusif, Polisi di Makassar Kawal Aksi Refleksi Dua Tahun Jokowi-Maruf

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Organisasi Masyarakat (Ormas) dan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi di sejumlah titik lokasi di Makassar, Rabu (20/10).

Kegiatan ini dalam rangka refleksi dua tahun kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi Widodo-Maruf Amin. Aksi itu mendapat pengawalan ketat oleh kepolisian. Baik dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel dan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar.

Pengawalan dilakukan di beberapa titik aksi. Diantaranya, Fly Over Pettarani, Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di UMI, depan Menara Pinisi UNM, Pertigaan Jalan Andi Djemma-Jalan AP Pettarani, Jalan Sultan Alauddin seperti di depan Unismuh Makassar dan batas Makassar-Gowa.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan telah menekankan agar personel tidak arogan. apatis tidak terlibat pelanggaran pada kasus kekerasan berlebihan.

Ia juga memastikan penegakan hukum secara tegas dan keras terhadap anggota Polda Sulsel yang melakukan pelanggaran dalam kasus kekerasan berlebihan terhadap masyarakat.

“Agar dalam pelaksanaan tindakan upaya paksa harus memedomani SOP tentang urutan tindakan kepolisian sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian,” ujar E. Zulpan.

Dijelaskan E. Zulpan, bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat telegram yang ditujukan kepada seluruh Kapolda di Indonesia. Sigit meminta para Kapolda menindak tegas pelanggaran anggota dikasus kekerasan berlebihan.

E. Zulpan pun meminta anggota Polda Sulsel untuk lebih bersikap humanis dan tidak bersikap arogan dan tidak mempertontonkan penindakan yang bernuansa kekerasan.

“Acara-acara yang mempertontonkan kekerasan, tidak usah itukan sebagai perilaku tidak manusiawi,” jelasnya.

Aksi itu berlangsung tanpa riak. Di sejumlah titik demo terpantau berlangsung kondusif sampai massa bubar. (*)