oleh

BMM Sulsel Resmikan Rumah Guru Ngaji Hingga Terima Surat Izin Operasional

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) Perwakilan Sulawesi Selatan meresmikan program Rumah Harapan untuk Guru Ngaji di Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Kamis (14/10/2021) belum lama ini.

Program tersebut bertujuan untuk memuliakan para guru ngaji dan da’i yang memiliki rumah tidak layak huni, khususnya di wilayah pelosok Indonesia.

Rumah milik salah seorang ustadzah bernama Daeng Lonna yang kerap digunakan untuk belajar ngaji anak-anak berada dalam kondisi yang tidak layak huni. Untuk itu BMM hadir untuk membangunkan kembali rumahnya sehingga layak dan nyaman digunakan.

“Kondisi rumah Ustadzah Daeng Lonna sebelumnya sudah miring dan tidak layak huni, maka dengan program ini dapat memuliakan para guru ngaji dan da’i yang berada di pelosok-pelosok khususnya di wilayah Sulawesi Selatan,” Kepala Perwakilan BMM Sulawesi Selatan, Muh. Akram dalam rilisnya, Sabtu (16/10/2021).

Peresmian Rumah Harapan untuk Guru Ngaji diresmikan langsung oleh Kepala Bidang Penais Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Bakri, SH.I ME., yang didampingi oleh Bupati Gowa yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Drs. H. Firdaus, S.Sos, M.Si.

Terpisah disampaikan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa Drs. H. Firdaus, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh program-program pemberdayaan masyarakat yang digulirkan BMM.

“Saya rasa program-program yang seperti ini bisa menjadi jembatan pemberantasan kemiskinan di Indonesia khususnya di Kabupaten Gowa,” imbuhnya.

Disisi lain, Kepala Seksi Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Sulsel, Bakri, SH.I ME., juga menyampaikan harapannya pada saat acara peresmian.

“Kami berharap program ini jangan hanya berhenti sampai disini, mungkin kedepannya dapat menghadirkan ustadz dan ustadzah yang ahli dalam membaca Qur’an untuk membantu dan membimbing para santri disini agar dapat berprestasi di tingkat Nasional bahkan Internasional,” tuturnya.

Bersamaan dengan peresmian Rumah Harapan untuk Guru Ngaji, BMM Perwakilan Sulawesi Selatan juga turut menerima Surat Izin Operasional yang diserahkan oleh Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Didapatkannya surat izin operasional tersebut menjadi bukti bahwa BMM selalu berusaha untuk memenuhi regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Selain itu menandakan secara sah dan menjadi gerbang awal bagi BMM Perwakilan Sulawesi Selatan dalam memfasilitasi kebaikan melalui program Zakat, Infak, Sedekah, serta Wakaf (ZISWAF) yang berkesinambungan agar semakin banyak masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya dapat terbantu.

Untuk diketahui bahwa Baitulmaal Muamalat (BMM) adalah yayasan berbadan hukum yang didirikan sejak tahun 2000.

BMM merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang dikukuhkan oleh pemerintah dengan tugas utama menghimpun dan menyalurkan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan lainnya (ZIS DSKL) kepada para mustahik yang layak menerimanya. Selain itu, BMM juga merupakan Nazhir resmi yang mengelola dan mengembangkan wakaf produktif ekonomi.

Selama lebih dari 21 tahun, BMM selalu berkomitmen untuk melakukan tata kelola yang baik terutama dalam hal pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS DSKL guna meningkatkan kesejahteraan umat melalui program-program yang inovatif, kreatif, dan berkesinambungan, diantaranya di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, serta kemanusiaan.

Hal ini dibuktikan dengan prestasi BMM yang selalu mendapatkan predikat Akreditasi A (sesuai Syariah) dari Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI dan laporan keuangan BMM dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor independen selama 20 tahun berturut-turut sejak pertama kali didirikan.