oleh

Teliti Te’seng, Dosen Unusia & UMI Raih Best Presenter di TEMAN 8

Sedangkan Presidium MAMI Prof. Dr. Iwan Triyuwono, Ph.D dalam pemaparannya saat sesi penutupan mengapresiasi kegiatan TEMAN 8. “Kita patutut syukuri acara TEMAN MAMI sukses, meriah, dan sangat menarik. Acara hari pertama luar biasa dan hari kedua juga luar biasa dan mudah-mudahan nanti acara TEMAN 9 juga luar biasa” apresiasinya kepada seluruh panitia penyelenggara.

Kita harus mensyukuri atas karunia budaya yang dimiliki, khususnya yang dijadikan tema pada TEMAN MAMI ke-8 yaitu Akuntansi Bugisan. Bukan hanya suku bugis yang bersyukur atas usaha pelestarian budaya bugis dalam kegiatan ilmiah seperti saat ini, namun seluruh masyarakat Indonesia turut bersyukur, jelas Iwan dalam sesi nasehat MAMI.

“Budaya bugis adalah amanah Tuhan untuk suku bugis dan masyarakat Indonesia”, jelas Guru Besar Ilmu Akuntansi Univesitas Brawijaya.

Selain seminar nasioal, rangkaian kegiatannya yaitu presentasi paper dan proposal yang diselenggarakan pada hari kedua. Setiap pemakala membuat video presentasi atas paper dan proposal yang telah dihasilkan dan diputarkan dalam sesi prsentasi. Kemudian direview olah reviewer yang telah ditugaskan oleh panitia pelaksana, guna mendapatkan masukan dan penguatan atas paper dan proposal presenter.

Diakhir kegiatan, melalui Dr. Syamsuri Rahim selaku panitia mengumumkan pemenang kepada para peserta yang berhak mendapatkan penghargaan sebagai best presenter dan best paper. Dosen Prodi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak dan Ummu Kalsum, M.Ak dari Prodi Akuntansi UMI berhasil mendapatkan penghargaan best presenter dalam TEMAN 8.