oleh

Zero Kasus Aktif Covid-19, Wali Kota Parepare: Terima Kasih Nakes dan Rakyat Saya

PAREPARE, RAKSUL – Kota Parepare kini berstatus zona hijau. Tak sampai disitu, tak ada lagi kasus aktif atau zero positif Covid -19 tercatat pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare.

Plt Kadis Kesehatan Kota Parepare, Rahmawaty Natsier mengatakan, berdasarkan data per tanggal 12 Oktober 2021, kasus Covid-19 terus melandai. Tidak ada lagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Andi Makassau, Sumantri, dan Fatima. Begitupan pasien yang melakukan isolasi mandiri.

“Alhamdulilah Parepare zero Covid-19.
Bahkan angka reproduksi efektif (RT) sangat terkendali yaitu 0.01,” kata Rahmawaty kepada wartawan, Rabu, 13 Oktober 2021.

Dirinya mengungkapkan, zero Covid-19 di Kota Parepare tidak membuat masyarakat lengah. Justru, hal ini patut dijadikan momentum untuk lebih ketat lagi menerapkan dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

“Untuk menjaga kondisi ini, seluruh pihak harus memiliki andil untuk bersama-sama perketat dan disiplin dalam protokol kesehatan. Jika ini kita pertahankan, pemulihan covid dan ekonomi di Kota Parepare akan terus membaik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkot Parepare telah menurunkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level tiga menjadi level 2. Penurunan ini imbas dari kasus Covid-19 di Kota Parepare yang terus melandai dan terkendali.

Dari surat edaran PPKM yang berlaku dari 5 sampai 18 Oktober 2021, beberapan kegiatan masyarakat mulai diloganggarkan. Sekolah tatap muka terbatas mulai diperbolehkan. Pertandingan olahraga bahkan car free day boleh digelar. Begitupun aktifitas ekonomi yang kini boleh sampai jam 10 malam. Sementara untuk kapasitas pengunjung 50 % dari kapasitas ruangan.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, turunnya jumlah kasus covid-19 di Parepare tidak lepas dari kerjasama berbagai pihak yang didukung oleh kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Alhamdulillah, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Parepare terus menurun. Itu berkat perjuangan tenaga kesehatan yang mesti mendapat apresiasi tinggi, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk taat dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Terima kasih semuanya,” ujarnya.

Menurut Walikota Parepare dua periode itu, penurunan kasus aktif haruslah dibarengi dengan kesadaran untuk melakukan vaksinasi. Ia mengajak masyarakat yang belum vaksinasi agar mendatangi puskesmas-puskesmas terdekat.

“Insyaallah ketika masyarakat Kota Parepare telah menjalani vaksinasi, maka akan terbentuk herd immunity, kehidupan kemasyarakatan akan pulih kembali dan akan diikuti dengan kebangkitan ekonomi,” tandas dia. (*)