oleh

PD dan BPD Desa Kaloling Bahas Draf Tatib Penjaringan Aspirasi

 

BANTAENG, RAKYATSULSEL.CO – Pendamping Desa (PD) Kecamatan Gantarangkeke dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kaloling sukses melaksanakan pembahasan draf Tata Tertib (Tatib) BPD mekanisme penjaringan aspirasi tingkat dusun dan kelompok masyarakat.

 

Pelaksanaan pembahasan draf ini melibatkan unsur BPD Desa Kaloling, Pendamping Desa Kecamatan Gantarangkeke, tim Tenaga Ahli (TA) dan tim pendamping profesional, di Pantai Marina, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Selasa (12/10).

 

Pendamping Desa Kecamatan Gantarangkeke, Safri JK mengatakan, penjaringan aspirasi ke tingakat dusun dengan mempertimbangkan keterwakilan kelompok masyarakat, perempuan, anak dan disabilitas menjadi salah satu point utama yang dibahas dalam tata tertib BPD Desa Kaloling.

 

“Itu tugas saya selaku pendamping atau BPD,” ringkas dia.

 

Menurutnya, draf ini wajib untuk di bahas karena sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan fungsi.

 

“Tujuan pelaksanaannya, disepakatinya Tatib BPD Periode 2021-2027,” tambah Safri, pendamping Desa Tombolo itu.

 

Dia menyebutkan, BPD Desa Kaloling Kecamatan Gantarangkeke mengedepankan akuntabilitas sosial dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya.

 

Sementara Sekretaris BPD Desa Kaloling, Rizal menyampaikan, ini tentang pengelolaan operasional BPD dan penggalian aspirasi masyarakat.

 

“Hal yangg urgensi menurut analisa saya, pengelolaan operasional BPD dan penggalian aspirasi,” tutur dia.

 

Dia menyebutkan beberapa point draf Tata Tertib (Tatib) diantaranya, panitia musyawarah khusus, tahapan APBDesa, pengaduan aspirasi, sanksi-sanksi, LKPPD. (*)

 

Penulis : Firmansah