oleh

Dilapor Selingkuh, ASN Pemkot Terancam Dipecat

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, A. Siswanta Attas menyatakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat kasus perselingkuhan, terancam mendapat sanksi berat.

“Bisa penurunan pangkat hingga pemecatan,” kata Siswanta, Selasa (12/10/2021).

Siswanta mengatakan, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan polisi sebelum memutuskan pemberian sanksi kepada yang bersangkutan, lantaran laporan awal masuk ke Unit Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Polrestabes Makassar.

“Sekarang masih ditangani polisi. Setelah laporan itu diberikan ke kami, maka kita akan tindaklanjuti,” ujar dia.

Sebelumnya, seorang ASN berinisial AP dilaporkan berselingkuh dengan mantan pejabat Badan Pengawas Pemilu Makassar berinisial N. Kasus itu dilaporkan oleh suami dari AP, berinisial S. Laporan S diterima pihak kepolisian pada Senin (27/9/2021).

Kepala Unit Perlidungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Muhammad Rivai mengatakan S menduga istrinya telah berselingkuh dan berzinah dengan N sehingga memutuskan menempuh jalur hukum.

Adapun pelaksana tugas Ketua Bawaslu Makassar, Abdillah Mustari menyatakan, kasus yang disangkakan kepada N tidak berkaitan dengan Bawaslu Makassar. Alasannya, N sudah mengajukan pengunduran diri sebagai komisioner sejak 1 Oktober 2021.

“Praktis secara kelembagaan tidak lagi ada hubungannya dengan Bawaslu Makassar,” ujar dia.

Abdillah menambahkan, N mengajukan pengunduran diri beberapa waktu lalu dengan alasan ingin kembali fokus pada profesi lamanya sebagai pengacara. (Cr1)