oleh

Pemilih di Sulsel Menyusut

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Sulawesi Selatan periode September 2021 menyusut jika dibandingkan periode Agustus lalu.

Berdasarkan hasil pemutakhiran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, total pemilih periode September ada 6.124.368 orang. Sementara pada periode Agustus, DPB mencapai 6.211.063 jiwa. Artinya, ada kekurangan sebanyak 86.695 orang.

Dalam data tersebut, sebanyak 91.184 warga Sulawesi Selatan masuk kategori Tak Memenuhi Syarat (TMS) untuk ikut dalam memilih atau menggunakan hak suaranya.

Data TMS tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yakni meninggal 2.231, ganda 70, di bawah umur 0, pindah domisili 1.505, tidak dikenal 64, TNI 3, Polri 43, hak pilih dicabut 0, belum ber KTP el dan atau belum Perekaman KTP-EL 87.268.

Terdapat lima kabupaten/kota yang tercatat data pemilihnya yang TMS dan yang belum ber KTP el dan atau belum perekaman KTP el mengalami kenaikan seperti di Gowa 12.616, Takalar 10.487, Bone 7.793, Maros 7.735 dan Makassar 7.041.

Sedangkan total pemilih baru sebanyak 3.044. Lima kabupaten/kota Pemilih Baru terbanyak meliputi Pinrang 755, Jeneponto 404, Luwu 252, Luwu Utara 247 dan Bantaeng 240.

Untuk pemilih berdasarkan kelompok usia <17 s/d 20 tahun sebanyak 458.095. Lima kabupaten/kota terbanyak yakni Makassar 84.073, Gowa 41.561, Bone 34.783, Bulukumba 32.181 dan Maros 22.285.

Total pemilih kelompok usia 21 s/d 30 tahun sebanyak 1.455.217. Lima kabupaten/kota terbanyak ada di Makassar 221.128, Bone 129.097, Gowa 120.956, Luwu 69.091 dan Bulukumba 66.974.

Total pemilih kelompok usia 70> tahun sebanyak 349.005. Lima kabupaten/kota terbanyak yakni Bone 42.350, Makassar 33.888, Gowa 25.926, Wajo 20.312 dan Pinrang 17.068.

Adapun total pemilih disabilitas 21.808. Lima kabupaten/kota terbanyak yakni, Makassar 2.322, Gowa 1.696,Bone 1.578, Tana Toraja 1.316 dan Pangkep 1.262.