oleh

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Sampai ke Pelosok Desa, Pemkab Sinjai Rela Kontrak Dokter

SINJAI, RAKYATSULSEL.CO- Meningkatkan layanan kesehatan di kota Sinjai maupun di pelosok desa Sinjak harus sejalan dengan tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan.

Untuk mewujudkan hal itu, ternyata Pemkab Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) melahirkan sebuah kebijakan agar hal ini bisa terwujud. Caranya, dengan mengotrak Dokter untuk ditempatkan di Puskesmas.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sinjai, H. Mahyuddin menerangkan bahwa, Tahun ini Pemkab Sinjai mengontrak enam dokter yang tersebar dibeberapa Puskesmas, diantaranya Puskesmas Aska, Kampala, Panaikang, Mannanti, Manipi dan Biji Nangka.

“Dokter ini dikontrak tentunya untuk membantu kita dalam melaksanakan kegiatan pada masyarakat, dan ini menjadi visi misi Bupati Sinjai (Andi Seto-read) agar pelayanan kesehatan di Kabupaten Sinjai bisa dijangkau oleh semua masyarakat, baik dipelosok maupun yang ada di kota,” ungkap Mahyuddin, Senin, (11/10/2021).

Memang, pelayanan bidang kesehatan merupakan salah satu bentuk eksistensi pemerintah bagi masyarakat melalui jaminan serta upaya peningkatan mutu kesehatan secara lebih merata.

“Yang menjadi sasaran utama kita adalah bagaimana masyarakat yang ada di pelosok-pelosok ini bisa terlayani dan bisa mengakses pelayanan kesehatan yang telah disiapkan,” ujarnya.

Mahyuddin mengatakan, dokter yang dikontrak itu terdiri atas Dokter Gigi dan Dokter umum dan sudah berjalan tiga tahun sejak masa kepemimpinan Bupati Sinjai, ASA.

“Tentu ini sangat membantu dalam memberikan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Terpisah, Bupati ASA mengatakan, upaya peningkatan pelayanaan kesehatan ini memang tertuang dalam visi misi Pemerintah. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang layak sesuai kebutuhan masyarakat.

“Memang pemerintah daerah komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tujuannya untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat sehingga berdampak pada peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Sinjai,” jelas ASA. (*).