oleh

Minta Pilkada Digelar Feberuari 2025, Usulan KPU Masuk Akal

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan agar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak dilaksanakan pada Februari 2025.

Jika pemerintah masih ngotot Pemilu dan Pilpres digelar pada 15 Mei 2024. Usulan tersebut terbilang masuk akal untuk mempertimbangkan waktu tahapan.

Usulan KPU tersebut merupakan opsi kedua dari usul sebelumnya agar pemilu-pilpres digelar 21 Februari, sedangkan Pilkada 27 November 2024.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, usulan KPU itu adalah opsi kedua dari usul sebelumnya agar pemilu-pilpres digelar 21 Februari, sedangkan pilkada 27 November 2024. Namun, usulan itu hingga belum disepakati setelah rapat konsinyering di DPR batal digelar pada Rabu (6/10).

“KPU mengajukan dua opsi, yakni opsi I hari H Pemilu 21 Februari 2024 dan Pilkada 27 November 2024, serta opsi II yakni hari H Pemilu 15 Mei 2024 dan Pilkada 19 Februari 2025,” kata Pramono Ubaid Tanthowi.

Ia mengatakan, KPU sebetulnya tak terpaku pada tanggal pelaksanaan pemilu, pilpres, maupun pilkada yang akan digelar serentak pada 2024 mendatang.

Sejumlah opsi tersebut hanya diusulkan KPU untuk mempertimbangkan kecukupan waktu masing-masing tahapan. Tahapan itu yakni, proses pencalonan pilkada tidak terganjal proses sengketa di MK yang belum selesai, serta tidak ada irisan tahapan yang terlalu jauh antara pemilu dan pilkada.

Dengan adanya opsi kedua ini, maka berkonsekuensi diperlukan dasar hukum baru. Jadwal pilkada telah ditentukan oleh UU Pilkada. Yakni November 2024.

“KPU tidak mematok harus tanggal 21 Februari serta menolak opsi lain. Bagi KPU, yang penting adalah kecukupan waktu masing-masing tahapan. Sehingga, pertama, proses pencalonan pilkada tidak terganjal oleh proses sengketa di MK yang belum selesai. Kedua, tidak ada irisan tahapan yang terlalu tebal antara pemilu dan pilkada. Sehingga secara teknis bisa dilaksanakan, dan tidak menimbulkan beban yang terlalu berat bagi jajaran kami di bawah,” paparnya.

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir mengatakan, sebagai penyelenggara pemilu yang menjalankan tugas kolektif kolegial, pihaknya tentu berpedoman pada keputusan KPU RI bersama pemerintah. Termasuk jika kelak pelaksanaan Pilkada dilakukan pada tahun 2025.