oleh

Lagi, Proyek Kontainer Tersendat

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Upaya mempercepat operasional kontainer Makassar Recover terus menemui kendala. Kali ini, program itu tersandung proses administrasi pengadaan.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muh Ansar mengatakan lambatnya penyelesaian kontainer disebabkan oleh pihak ketiga. Dia menyebut, pengerjaan kontainer sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing Lurah.

Pembangunannya sudah diatur dan pengadaannya terbagi dua. Bisa dikerjakan kelompok masyarakat, bisa juga pihak penyedia.

“Yang dikerjakan oleh penyedia itu agak lambatkarena ada beberapa proses yang harus dilewati,” ucap Ansar, Kamis (7/10).

Menurut dia, pengerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga disebut terkendala pada proses administrasi. Berdasarkan laporan yang diterima dari bidang Unit Layanan Pengadaan (ULP), ada regulasi baru yang mengatur tentang pemilihan penyedia dengan metode penunjukan langsung.

“Sekarang beda aturannya. Ada aturan baru per Juni 2021. Dulu penunjukan langsung itu sangat mudah, sekarang banyak proses administrasinya dan harus dievaluasi juga,” ujar Ansar.

Dia menyebut, kontainer yang sudah tuntas dikerjakan oleh Pokmas sudah mencapai 90 persen. Sementara yang dikerjakan oleh penyedia, Ansar mengaku belum tahu pasti.

“Persentase rampung dari Pokmas sudah 90 persen ke atas. Bahkan ada yang bikin melebihi standar yang ditentukan. Ada yang tambah plafon di luar, ada yang sudah tambah meja kursi padahal di RAB tidak dianggarkan itu,” bebernya.