oleh

4 Keutamaan Hari Jumat Yang Tak Dimilliki Hari Yang Lain

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Jumat adalah hari yang istimewa dalam Islam karena sejumlah keutamaan yang ada dalam hari tersebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Hikmah di Depok, Jawa Barat, KH Hamdan Rasyid, mengatakan beberapa keutamaan tersebut yaitu, pertama Jumat diciptakan Allah SWT sebagai tuan dari segala hari.

Hal itu seperti dinyatakan hadis Imam Syafi’i dan Imam Ahmad, dari Sa’ad bin Ubadah bahwa Nabi saw berkata, “Rajanya hari di sisi Allah adalah hari Jumat, ia lebih agung dari pada hari raya kurban dan hari raya Fitri.”

Anggota Komisi Fatwa MUI ini mengatakan, bahwa Allah juga menjadikan hari Jumat sebagai hari terbaik, sehingga ada kewajiban bagi umat Muslim untuk menunaikan shalat Jumat.

Kewajiban ini dinyatakan dalam firman Allah dalam Alquran surah al-Jumu’ah ayat 9, yang berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

“Allah menciptakan hari Jumat dengan sejumlah keutamaannya yang menjadikannya berbeda dari hari yang lain. Satu-satunya hari yang dijadikan surah dalam Alquran adalah Jumat, yakni surah al-Jumuah,” kata Kiai Hamdan, Jumat (8/10).

Keistimewaan yang kedua, kata dia, di antara hari-hari yang lainnya, Jumat memiliki posisi yang istimewa dalam Alquran. Hari ini menjadi satu-satunya hari yang menjadi nama salah satu surah dalam Alquran, yakni surah al-Jumuah (surah ke-62).

Surah ini diturunkan sesudah hijrah Nabi Muhammad SAW, sehingga termasuk surat Madaniyah. Surah ini terdiri dari 11 ayat, 180 kalimat dan 576 huruf.

Kiai Hamdan melanjutkan, keutamaan ketiga ada sejumlah peristiwa besar dalam khazanah Islam yang terjadi pada hari Jumat. Kiai Hamdan menuturkan, pada hari Jumat Allah menciptakan manusia sebagai pilihan terbaik. Di hari ini pula, Allah menciptakan Nabi Adam dan menciptakan surga.

Ini sebagaimana hadis Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik hari yang terbit matahari padanya adalah hari Jumat”.

Pada hari itulah Adam diciptakan, di waktu ini pula ia dimasukkan ke dalam surga dan waktu itu juga ia dikeluarkan dari padanya. Kiamat pun tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat (HR. Muslim, Abu Daud, dan Nasa’i disahkan oleh Turmudzi). Selain itu, Nabi Adam juga diwafatkan Allah SWT pada Jumat.

Kiai Hamdan menambahkan, keutamaan yang keempat, ada Jumat terdapat waktu yang mustajab atau diperkenankannya doa. Menurutnya, waktu terbaik atau mustajab untuk berdoa adalah di waktu menjelang subuh. Rasulullah kerap beristighfar di waktu tersebut.

Ada beberapa hadis yang menyebutkan bahwa di hari Jumat ada waktu di mana Allah mengabulkan doa hambanya.

Salah satu hadis yang menyatakan hal itu seperti diriwayatkan Malik, Ahmad, Muslim, Nasa’i, dan Ibnu Majah, yang berbunyi, “Sesungguhnya pada hari Jumat itu terdapat saat yang tidak mendapatkannya seorang hamba Muslim, sedang ia berdiri shalat meminta suatu kebaikan kepada Allah, kecuali Allah akan memberi apa yang dimintanya.” (*)