oleh

UMI dan Pemda Bolaang Mongondow Selatan Teken MoU

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Universitas Muslim Indonesia (UMI) melakukan penandatanganan kerjasama dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan di Menara UMI Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (7/10).

Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru mengatakan pihaknya sangat dibutuhkan sumberdaya manusia yang berkualitas di daerahnya. Utamanya, profesi kedokteran.

“Makanya kami meminta UMI bisa bekerjasama dalam hal menciptakan SDM Kedokteran bisa membantu masyarakat disana,” ucapnya.

Kata Iskandar, UMI diminta untuk bisa menyediakan kuota khusus prodi pendidikan kedokteran bagi pemuda yang diajukan oleh Pemda Bolaang Mongondow Selatan. Selanjutnya, Pemda bertanggungjawab terkait biaya kuliah.

“Saat ini baru dua mahasiswa kedokteran asal daerah Bolaang Bongondow yang ada di UMI. Tahun depan rencana minta minimal lima kuota khusus untuk diloloskan,” ucapnya.

Alasan pemilihan UMI, kata Iskandar, pihaknya menilai kampus yang berlokasi di jalan Urip ini, memiliki akreditasi unggul. Bahkan menjadi satu-satunya di luar pulau Jawa PTS berakreditasi unggul.

“Kita masih kekurangan tenaga medis. Makanya kami biayai anak didik dengan fasilitasi bantuan lanjut kuliah. Ada salah satu mahasiswa sudah memasuki semester II,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Rektor IV UMI, Prof Hatta Fattah mengatakan kerjasama ini dalam rangka membantu Pemda Bolaang Mongondow melahirkan tenaga kesehatan, khusunya dokter. Ia berencana membuat jalur afirmasi atau jalur khusus untuk warga asal Bolaang Mongondow Selatan.

“Jadi saat pendaftaran ada jalur khusus sehingga mereka yang berasal dari sana tidak perlu bersaing dengan calon mahasiswa lain,” ucap Prof Hatta.

Rektor UMI Makassar, Prof. Basri Modding mengatakan UMI perguruan tinggi pertama di luar jawa dapat akreditasi institusi unggul.

“Selain itu UMI telah melakukan MoU hampir seluruh instansi di kawasan Indonesia Timur,” singkatnya. (Yadi)