oleh

PT Pembangkitan Jawa dan Bali Salurkan Bantuan melalui Program Donasi BPJS Kesehatan

JAKARTA, RAKSUL- PT Pembangkitan Jawa dan Bali Service Unit Jasa O&M PLTD Suppa menandatangani perjanjian kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Parepare dalam hal pendaftaran dan pembayaran iuran peserta JKN-KIS di Kantor Kelurahan Watang Suppa, Rabu (22/09).
Selain penandatanganan dan penyerahan kartu JKN-KIS secara simbolis kepada penerima donasi, BPJS Kesehatan juga memberikan sosialisasi terkait Program JKN-KIS kepada warga yang hadir. Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Ridjal Mursalim menyampaikan apresiasinya atas donasi yang telah diberikan.

”Kami sangat berharap warga yang telah didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS dapat terbantu, ketika ada yang sakit dan ingin memanfaatkan Program JKN-KIS di fasilitas kesehatan, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya pelayanan kesehatan,” ungkap Ridjal.

Camat Kecamatan Suppa, Andi Amran dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan dari perusahaan dan berharap dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian akan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan ini kami harap bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bisa terus berlanjut ke depannya, karena ini merupakan bentuk peningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan. Kita tahu kesehatan merupakan salah satu kebutuhan pokok selain sandang dan pangan,” ungkap Andi Amran.

Manager Unit PT Pembangkitan Jawa dan Bali Service Unit Jasa O&M PLTD Suppa, Muhammad Ghufron Najib juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa program donasi ini adalah program yang sangat tepat di kondisi saat ini, dan juga sebagai bentuk tindakan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Meskipun pada dasarnya kita tidak berharap sakit, dan berharap kartu JKN-KIS tidak digunakan, artinya kita dalam keadaan sehat. Semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, dan mohon doa serta dukungan agar kami bisa memberi manfaat lebih bagi masyarakat,” tutur Ghufron. (*)