oleh

Proyek Gagal Bus Wisata

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Bus Wisata Metro Makassar terancam menjadi proyek gagal Pemerintah Kota Makassar. Sejak diresmikan pada Desember 2020, kendaraan yang bersalin rupa dari mobil pengangkut sampah itu belum beroperasi.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto menyatakan tak berani mengoperasikan bus wisata tersebut. Alasannya, Kementerian Perhubungan tidak mengeluarkan izin operasional bus tersebut.

“Saya tidak mau nekat. Kalau tidak ada izin saya tidak berani mengoperasikannya,” kata Danny, Rabu (6/10/2021).

Bus Wisata Metro Makassar diinisiasi oleh Penjabat Wali Kota, Rudy Djamaluddin. Bus itu resmi diluncurkan oleh Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah. Tiga unit bus itu masing-masing dianggarkan Rp 150 juta.

Rencananya, bus wisata itu akan dibuat 10 unit dengan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar.
Kementerian Perhubungan menilai bus tersebut menyalahi ketentuan.

Pada Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2019 tentang Kendaraan, menyebutkan mobil barang dilarang digunakan sebagai angkutan orang, kecuali, untuk beberapa hal seperti kondisi geografis dan prasarana jalan yang belum memadai.

Untuk rutenya, bus ini rencana melayani 3 koridor yaitu Koridor 1 dengan rute Jalan Datu Museng-Jalan Sultan Hasanuddin-Jalan Slamet Riyadi-Jalan Riburane-Jalan Ujungpandang-Jalan Pattimura-Jalan Sombaopu-Jalan Datu Museng.

Koridor 2 dengan rute Jalan Penghibur-Jalan Pasar Ikan-Jalan Ujung Pandang-Jalan Nusantara-Jalan Riburane-Jalan Ahmad Yani-Jalan Sudirman-Jalan Kartini-Jalan Botolempangan-Jalan Amanagappa-Jalan Sudirman-Jalan Haji Bau-Jalan Penghibur.