oleh

Prokes Kendor di Simulasi PTM, Kepsek Terancam Disanksi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas memasuki hari kelima. Jelang sepekan pelaksanaan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mengklaim semuanya berjalan baik tanpa kendala berarti.

“Semua berjalan sesuai jadwal, semangat anak-anak juga luar biasa,” ucap Sekretaris Disdik, Amalia Malik, Kamis (7/10/2021).

Dia menyebut, hasil tes antigen juga menyatakan seluruh siswa yang mengikuti PTM terbatas dalam kondisi negatif Covid-19. Setelah dua pekan, kesehatan siswa kembali akan diperiksa serta dites menggunakan GeNose.

“Setelah dua Minggu, siswa kita skrining kesehatannya, dites GeNose juga untuk mengecek paru-parunya,” ungkap Lia, sapaan akrabnya.

Dia menegaskan, sekolah yang saat ini melakukan simulasi PTM terbatas tidak boleh kendor dalam penerapan protokol kesehatan.

Jika kendor, ancaman sanksi menanti kepala sekolah. Sanksinya akan disesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan.

“Risikonya tentu di kepala sekolah karena kan sudah dibentuk satgas Covid-19 di sekolah, jadi kepala sekolah yang bertanggung jawab atas pengawasannya,” tegasnya.

“Akan kita lihat kasusnya dulu, apakah berat, sedang, atau ringan. Kalau ringan, kita kasih peringatan dulu,” imbuh Lia.

Lebih lanjut, Lia memastikan akan ada sekolah lain yang menyusul menggelar PTM terbatas usai evaluasi dilakukan. Sekolah yang akan menyusul itu dipastikan berstatus layak berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan Disdik.

“Ada, cuman saya belum tahu berapa banyak. Kita harapkan semua sekolah hasil vervalnya dari Daftar Periksa Sekolah layak sehingga bisa kita usulkan untuk PTM terbatas,” pungkas Lia.

Sementara, Kepala UPT SPF SMP Negeri 30 Makassar, Hijriah Enang memastikan akan terus mengawal pelaksanaan simulasi PTM terbatas. Dia membeberkan, pelaksanaan PTM di sekolahnya berjalan dengan baik.

Pembelajaran berlangsung layaknya situasi normal, meski dengan sejumlah pembatasan. “Tapi memang kita harus perhatikan prokesnya. Karena mengubah kebiasaan lama itu perlu kesabaran,” ucapnya.

Seluruh siswa yang menjalani tes antigen, tidak satupun yang memperoleh hasil positif. Dia berharap tak ada hambatan apapun selama simulasi berjalan hingga akhirnya PTM benar-benar bisa terlaksana di seluruh sekolah yang ada.

“Kita tidak berpikir takut sanksi karena melanggar, tapi kita ingin PTM berhasil. Kalau kita gagal, tidak jadi PTM Kota Makassar,” pungkasnya. (Cr1)