oleh

Legislator Makassar Harap Camat Tamalanrea Tidak Dzolimi 30 Petugas Sampah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Camat Tamalanrea memecat sekitar 30 orang petugas sampah di kecamatan Tamalanrea tanpa alasan yang jelas. Hal tersebut membuat para petugas sampah tersebut mendatangi DPRD Kota Makassar untuk menyampaikan aspirasinya terkait nasibnya sebagai petugas sampah.

Fraksi PKS dan Fraksi PAN Kota Makassar menerima aspirasi mereka. Bahkan Ketua Fraksi PAN, Hamzah Hamid geram atas kejadian ini. Apalagi kabarnya mereka dipecat karena terkait perbedaan pilihan di Pilwali lalu.

“Saya kira yang datang hari ini pekerja sampah yang sudah mengabdikan dirinya sekian tahun membantu Kota Makassar menjadi bersih tapi hari ini menjadi korban politik yang selama ini tahunya bekerja mengais sampah,” ujarnya saat ditemui di Komisi A DPRD Makassar, kamis (7/10/2021).

“Menurut informasi dari mereka seperti itu. Tapi ini kan saya pernah komunikasi dengan Pak Camat ini terkait dengan laporan tim. Ini tidak mendukung sehingga tim ini mau memasukkan orang orangnya untuk bekerja,” tambah Hamzah.

Ketua PAN Makassar itu menegaskan jika persoalan Pilkada telah selesai. Saat ini seharunya setiap elemen masyarakat saling merangkul. Bukan justru saling menjatuhkan aoalagi memecat orang kecil dari pekerjaannya.

“Kita kan mau menigkatkan kesejahteaan masyarakat ditengah covid. Bagaimana mengurangi angka kemiskinan. Tapi kalau seperti ini kebijakannya pemerintah kecamatan saya kira ini perlu disampaikan ke Pak Wali. Insyaallah saya pun akan menyampaikan ke Pak Wali kondisi saat ini,” ujarnya.

Hamzah pun menuduh Camat Tamalanrea semena-mena terhadap rakyat kecil. “Karena 15 kecamatan hanya satu kecamatan ini yang semena-mena. Satu satunya camat yang memberhentikan petugas sampah bayangkan 30 orang tanpa alasan yang jelas,” geramnya.

Pasca pertemua ini, Hamzah Hamid dan komisi terkait akan manggil Camat Tamalanrea untuk memberi klarifikasi terkait pemecatan 30 petugas sampah.

“Insyaallah kedatangan mereka di DPR perlu direspons segera mengundang camat yang bersangkutan Pemkot terkait Disnaker juga kita akan undang juga Ombusman,” ujarnya.

Jika pun para petugas sampah tersebut tak bisa lagi diberi kesempatan untuk bekerja. Maka Hamzah berharap camat tamalanrea dipecat.

“Nantilah bagaimana pemerintah kota saya berharap kalau memang tidak bisa saya berharap Pak Wali pecat saja ini camat karena ini akan merusak sistem pemerintahan dan merusak nama wali kota Makassar. Karena saya yakin dan percaya pak wali tidak tahu ini,” tandasnya. (Yad)