oleh

Hadiri Peluncuran Aplikasi Lapor Korupsi, Danny: Bentuk Transparansi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda (Ditreskrimsus) Sulawesi Selatan meluncurkan program aplikasi bernama lapor polisi yang di adakan di Mahoni Hall Hotel Claro Jalan Pettarani Makassar, Kamis (7/10).

Program lapor polisi ini merupakan aplikasi pelaporan terpadu kasus tindak pidana korupsi berbasi android dan iOs. Sehingga dapat memudahkan masyarakat dalam melaporkan informasi dugaan korupsi.

Hal tersebut di sampaikan langsung Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam saat memberikan sambutannya di hadapan Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, Kajati Sulsel serta para pimpinan daerah se-Sulawesi Selatan.

“Di luncurkannya program lapor korupsi ini di harapkan menjadi sebuah wadah masyarakat agar dapat dengan mudah mengakses dan melaporkan bila menemukan indikasi tindak pidana korupsi yang terjadi di daerahnya tanpa harus melapor langsung ke kantor Polda Sulsel,” jelas Merdisyam.

Sementara, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan adanya peluncuran program baru ini dapat menjadi wadah transparansi kinerja pemerintahan pada masyarakat.

Program lapor korupsi ini sekaligus menjadi catatan pemerintah bekerja. Lebih transparan dalam mengelola daerah karena sekarang eranya serba digital.

“Masyarakat juga dengan mudah memberikan informasi dugaan korupsi. Jadi jika tidak ingin di laporkan,bekerjalah dengan maksimal dan terbuka,” ujar Moh Ramdhan Pomanto.

Peluncuran program lapor korupsi di lakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Program ini di tandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama program perubahan dengan pengoptimalan juga pengawasan tripikor.

Melalui kebijakan dan sistem terintegrasi ini membuat Provinsi Sulawesi Selatan menuju bebas dari korupsi dari masing-masing pemerintah daerah. (*)