oleh

Eks Kabiro Pengadaan Barang dan Jasa Sekprov Sulsel Ikut Sidang Kasus NA

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Eks Kabiro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel, Sari Pudjiastuti menyebut dirinya mendapatkan arahan Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah pada proyek Palampang Munte Bontolempangan dimenangkan perusahaan Agung Sucipto.

Hal tersebut ia sampaikan pada persidangan lanjutan kasus korupsi proyek infrastruktur Sulsel, di ruang Harifin Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (7/10/2021).

Sari menyebut pada sejumlah proyek, Nurdin Abdullah memberikan arahan kepadanya untuk memenangkan sejumlah kontraktor.

“Ada pak (arahan untuk memenangkan pihak tertentu), seingat saya Februari dan Sepetember Oktober,” ujar Sari dihadapan pimpinan sidang.

Termasuk pada jalan ruang Palampang Munte Bontolempangan, Sari menyebut jika yang diamanahkan adalah perusahaan Agung Sucipto.

“Jadi beliau menyampaikan misalnya ruas ini, ini yang diamanahkan. Contohnya saat di Palampang Munte pak agung yang dimenangkan,” lanjut Sari.

Selain perusahaan Agung Sucipto, Sari juga menyebut sejumlah kontraktor lain yang pernah diminta oleh NA untuk dimenangkan. Diantaranya adalah Petrus Yalim, Tiaw, Yusuf Rambey, H Momo, Andi Kemal.

“Ada pula Petrus Yalim untuk jalan, juga Andi kemal, Tiaw juga ruas jalan H Momo juga ruas jalan, ada lagi tapi mungkin saya lupa,” ujarnya.

Hingga berita ini dibuat masih berlangsung persidangan dengan terdakwa Nurdin Abdullah. Selain Sari masih ada saksi ajudan NA, Syamsul Bahri dan Muhammad Salman Natsir. Selain itu juga dihadirkan tiga pegawai Bank Mandiri, Muhammad Ardi, Miftahul Jannah Afnas, Hasriadi.