oleh

Desa Polewali Gelar Sosialisasi Pencegahan KDRT dan Pernikahan Dini

PINRANG, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintahan Desa Polewali Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang menggelar sosialisasi pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT) dan pernikahan dini, bertempat di Kantor Desa Polewali,Kamis ( 7/10/2021 ).

Menurut Andi Bahtiar Tombong Divisi Hukum Pusat Layanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak. ( P2TP2A ) kabupaten Pinrang menuturkan, mengingatkan semua peserta untuk menghindari nikah siri bagi anak anaknya, pasalnya nikah siri lebih banyak menimbulkan kerugian bagi pihak perempuan,tidak ada bukti yang dapat dijadikan pegangan jika suatu ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, misalnya perceraian dan bagi anak hasil dari nikah siri,tidak dapat memperoleh Akta Lahir, sebelum orang tuanya menikah secara sah, jelasnya.

Ditambahkannya,bagi anak Pria dan Wanita hanya diizinkan dinikahkan apabila umurnya sudah mencapai 19 Tahun dan jangan menikahkan anak sebelum mapan, hal ini untuk menghindari persoalan yang sering timbul akibat pihak Istri terlalu bergantung kepada suaminya.

Lebih jauh Bahtiar Tombong menjelaskan,perlunya pengawasan orang Tua terutama dalam pergaulan langsung ataupun tidak langsung ( media sosial ). orang tua perlu memeriksa Handphone milik anak jangan biarkan terlalu larut bermain HP apalagi bagi anak gadis,hal tersebut untuk menghindari hal hal yang tidak kita inginkan,tegasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut,Camat Suppa Andi Amran,Kapolsek Suppa Iptu Drs. Malbert Malino, Danramil Suppa Muh Saleh, Mewakili KPU pinrang Ali Jodding,Kepala Desa H. Muh Tang, Pendamping Desa,pendamping Lokal Desa. (Amr)