oleh

Analisis Pilkada Bone 2024, Begini Pandangan Tasrifin Tahara

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pilkada Bone selalu jadi magnet politik. Banyaknya figur potensial di Bumi Arung Palakka ini membuat politik kekerabatan lebih diutamakan.

Namun bercermin pada pilkada sebelumnya, Bone yang hanya diikuti satu pasangan calon saja. Hal ini tentu membuat sejarah baru yang bukan tidak mungkin kembali terulang.

Sejauh ini, ada sejumlah figur favorit dinilai layak maju bertarung di Pilkada Bone. Baik, yang saat ini berada di Bone, atau berkiprah di Sulsel hingga nasional. Semuanya dinilai punya karakter “petarung”.

Mereka yang dari kalangan politisi atau legislator antara lain Andi Akmal Pasluddin (DPR RI), Andi Rio Idris Padjalangi (DPR RI), Andi Irwandi Nasir (DPRD Provinsi Sulsel), Andi Mangunsidi (DPRD Provinsi Sulsel), Andi Yaqkin Padjalangi (mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel) dan Andi Yuslim Patawari (politisi PPP).

Sementara, dari kalangan birokrat terdapat nama nama, seperti Andi Bakti Djufri (Kepala BPN Kota Bekasi), Ambo Dalle (Wakil Bupati Bone), Andi Gunadil Ukra (Kepala Dinas Sosial Bone), Andi Promal Pawi (Kepala Dinas Pariwisata Bone), dan Andi Syamsiar Halid (Kepala Dinas Pendidikan Bone).

Menanggapi hal ini, Tasrifin Tahara Pengamat Antropologi Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, berpandangan pilkada Kabuoaten Bone memang menarik dalam setiap perhelatan politik.

Lanjut dia, terlebih struktur sosial masyarakat Bone kental dan selalu mereproduksi sejarah kebesaran Kerajaan Bone dengan simbolisasi pemimpin Arung Palakka.

“Munculnya banyak figur calon pemimpin di Bone bukan hal yang baru seperti sekarang. Implikasi dari reproduksi kesejarahan adalah bagian dari representasi kebesaran historis itu,” ujarnya, Rabu (6/10/2021).