oleh

Wawali dan Ketua DPRD Makassar Pantau PTM Terbatas di Pulau Lakkang

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Sejumlah sekolah di Makassar sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sejak Senin, 4 Oktober. Tidak terkecuali sekolah yang ada di wilayah kepulauan.

Salah satunya, SMP Negeri 44 Satu Atap di Pulau Lakkang. Selasa (5/10) kemarin, Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo mendampingi Wakil Walikota Makassar, Hj Fatmawati Rusdi memantau langsung proses pembelajaran tatap muka di pulau ini.

Pemantauan ini juga diikuti Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba.

Rudi Lallo yang juga Ketua DPRD Makassar itu mengatakan Pulau Lakkang memang sudah layak menggelar sekolah tatap muka. Pertimbangannya karena pulau berpenduduk 3 ribu orang itu sudah zero covid-19 sejak dahulu.

“Pulau ini zero covid sejak virus ini mewabah. Makanya sudah sangat layak untuk menggelar sekolah tatap muka,” kata Rudi.

Meski begitu, kata dia, pembelajaran tatap muka juga harus tetap memperhatikan disiplin protokol kesehatan. Dalam pemantauannya, Rudi mengapresiasi kedisiplinan sekolah, guru, dan siswa dalam menerapkan protokol kesehatan ketat.

Guru dan siswa mengenakan masker baik saat belajar maupun di luar kelas.
Fasilitas protokol kesehatan juga sudah disiapkan semua sekolah. Mulai dari wastafel, sabun cuci tangan, alat pengukur suhu badan, dan beberapa perlengkapan lainnya.

Wakil Walikota Makassar, Hj Fatmawati Rusdi dua hari ini aktif memantau pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas. Sebagai ketua tim pemantau sekolah tatap muka, Fatmawati rela berkeliling sekolah memonitor langsung pelaksanaan sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan ketat.

Fatma berharap semua sekolah bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka terbatas berlangsung. Dukungan dan partisipasi orang tua juga senantiasa diharapkan dalam menyukseskan program ini agar tidak terjadi cluster baru Covid-19 di Makassar. (*)