oleh

Soal Transfer Mbappe, PSG Sebut Madrid Terlalu Lancang

PARIS, RAKYATSULSEL.CO — Presiden Real Madrid, Florentino Perez mengisyaratkan kesepakatan untuk mendatangkan Kylian Mbappe pada bulan Januari 2022 mendatang telah selesai.

Pernyataan Presiden Madrid tersebut pun membuat petinggi PSG murka. Sejumlah pernyataan dari pihak Los Blancos terkait transfer Kylian Mbappe mereka anggap terlalu lancang dan menunjukkan kurangnya rasa hormat.

Kontrak Mbappe di PSG berakhir pada 2022 dan ia dapat berbicara dengan klub lain mulai 1 Januari. Dengan berakhirnya kontrak Mbappe, ia bisa pergi ke Madrid dengan status pemain bebas transfer.

Tak hanya Perez, bomber Madrid, Karim Benzema serta pelatih Carlo Ancelotti juga membuat komentar yang memanaskan telinga kubu PSG.

Ketua PSG Leonardo pun mengecam mereka karena berbicara secara terbuka tentang Mbappe. Bagi legenda Brasil itu, Real Madrid telah menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada PSG.

Leonardo mengatakan kepada L’Equipe: “Ini adalah contoh lain dari kurangnya rasa hormat terhadap PSG dan Mbappe.”

“Faktanya, di minggu yang sama seorang pemain Real Madrid, kemudian Real Madrid dan sekarang presiden berbicara tentang Kylian seolah-olah dia sudah menjadi salah satu dari mereka. Saya ulangi: ini adalah kurangnya rasa hormat yang tidak bisa kita toleransi,” tegasnya dikutip dari Mail Online.

Madrid sangat berambisi mendatangkan Mbappe. Musim panas lalu, Perez bahkan membuat dua penawaran yang ditolak. Pertama, mereka mengajukan angka sebesar £137 juta. Lalu, mereka menaikkannya menjadi £154 juta.

Namun, Peres dikutip oleh Marca menegaskan keyakinannya mereka bisa mendapatkan Mbappe musim panas mendatang. “Pada bulan Januari kami akan mendapat kabar dari Mbappe. Kami berharap pada 1 Januari semuanya bisa diselesaikan,” tegasnya.

Komentar itu sempat diklarifikasi Perez. “Kata-kata saya tidak ditafsirkan dengan baik. Apa yang saya katakan adalah bahwa kita harus menunggu sampai tahun depan untuk berita apapun, tetap menghormati PSG, dengan siapa kita menjaga hubungan baik,” jelasnya di RMC.

Mbappe sendiri secara terbuka mengakui ingin meninggalkan Paris musim panas lalu. “Saya tidak akan menjadi orang munafik, ambisi saya jelas. Kami akan melihat apa yang terjadi – masa depan saya bukan prioritas saya sekarang. Saya terikat dengan PSG, dan jika saya pergi musim panas ini, itu hanya untuk Real Madrid. Kenapa aku ingin pergi? Saya pikir petualangan saya sudah berakhir. Jika saya pergi, itu hanya akan ke Real Madrid. Meninggalkan PSG adalah langkah logis berikutnya,” tegas Mbappe. (fo)