oleh

Legislator PKB Ini Minta Pemkab Bulukumba Buat Regulasi Demi Naikkan PAD

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.CO – Potensi defisit anggaran yang dialami Pemerintah Kabupaten Bulukumba pada APBD Perubahan 2021 mencapai Rp41 Miliar lebih. Salah satu penyebab terjadinya defisit karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak terealisasi sesuai dengan target.

Sejumlah legislator di DPRD Bulukumba pun meminta Pemda Bulukumba untuk membuat terobosan baru untuk meningkatkn PAD. Salah satunya datang dari anggota DPRD Bulukumba dari fraksi PKB, Andi Soraya Widyasari.

Widyasari menegaskan, yang perlu dilakukan Pemkab Bulukumba saat ini adalah menggenjot penerimaan pajak dan retribusi baru. Ia pun mendesak pemerintah Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Edy Manaf untuk segera membuat regulasinya.

“Ada banyak potensi daerah yang tidak tersentuh selama ini, karenanya dibutuhkan regulasi agar realisasi PAD bisa tercapai,” ujar Anggota DPRD Bulukumba dari daerah pemilihan kecamatan Gantarang-Kindang itu.

Widyasari juga mengajak semua stkaheholder di Bulukumba untuk mendukung Pemerintah agar target pendapatan dapat terealisasi.

Sementara itu, anggota DPRD Bulukumba dari Fraksi Nasdem, Muhammad Thamrin, mengatakan pendapatan daerah sangat tergantung dari kemampuan daerah untuk menggali sumber sumber pendapatan daerah secara luas.

Namun, usaha menggali potensi pendapatan daerah juga harus memperhatikan beban soaial ekonomi masyarakat. (sal)